Kemenkes Galakkan Penanaman Toga Secara Menyeluruh di Sumbar
PADANG — Kementerian Kesehatan RI mendorong masyarakat di Sumatera Barat untuk menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga) di perkarangan rumah. Selain dapat menjadi obat dalam penanganan awal sebelum ke rumah sakit, tanaman tersebut juga memiliki nilai jual.
“Selain untuk keluarga, Toga tersebut juga dibutuhkan oleh farmasi dalam membuat obat dalam jumlah yang besar,” sebut Tim penilai Toga dari Kemenkes RI, In Ratna Ariani Dwi Kuncahyani dalam pertemuan dengan Wagub Sumbar di Padang, Kamis (12/10/2017).
Ia menyebutkan, khusus di Sumbar, memang baru ada satu daerah yang sudah melakukan gerakan tanaman obat, yakni di Kota Payakumbuh. Direncanakan, gerakan ini akan dilakukan secara menyeluruh, mengingat cukup banyak obat-obat alami yang bisa didapati dari “Ranah Minang” Tersebut.
“Sebenarnya yang kita lihat, di Sumbar ini masyarakatnya cukup mengenal tanaman obat itu. Tapi, belum ditanam secara khusus sebagai tanaman obat, yang ada palingan satu atau dua jenis tanaman obat. Dengan gerakan Toga ini, lahan yang seadanya bisa menanam beragam jenis tanaman obat,” jelasnya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendukung Tanaman Obat (Toga) diterapkan di sejumlah daerah di Sumbar.
Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit yang turut hadir pada pertemuan tersebut mengatakan tanaman obat cukup ampuh untuk memberikan pengobatan secara tradasional bagi masyarakat, karena sangat mudah didapatkan.
Untuk itu, katanya, bagi masyarakat lainnya sebenarnya juga bisa melakukan hal yang sama dengan cara memanfaatkan lahan perkarangan rumah yang ada.
Menurutnya, upaya untuk menanam tanaman obat di pekarangan rumah sangat bagus. Karena tanaman obat, secara medis mampu mengurangi gejala-gejala penyakit sebelum melakukan pengobatan ke tempat pelayanan medis.
“Tanaman obat ini merupakan upaya penanganan gangguan kesehatan sebelum pasien ke rumah sakit. Jadi, dengan telah tersedianya tanaman obat di pekarangan rumahnya, dapat menjadi obat pertolongan pertama bagi masyarakat,” katanya.
Nasrul menilai Toga dapat menjadi solusi untuk kesehatan masyarakat, seperti hal nya menanam tanaman hortikultra yang tengah digencarkan pemerintah kepada masyarakat, yang memanfaatkan pekarangannya untuk ditanami tanaman yang memiliki manfaat. Tidak hanya tanaman obat keluarga, pengobatan dengan menggunakan akupresur juga sangat bermanfaat dalam mengobati atau menangani rasa sakit.