Forum Multaqa, Majdi Selipkan Keindahan Pariwisata NTB

MATARAM – Dalam acara pembukaan forum Multaqa dan konferensi internasional alumni Al-Azhar, selain berbicara tentang Islam moderat dan toleran, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi juga memamerkan sejumlah destinasi andalan yang dimiliki NTB, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Sekalian mempersilakan peserta acara Multaqa dan konferensi internasional agar bisa menikmatinya.

“NTB, baik Pulau Sumbawa maupun Pulau Lombok, memiliki objek pariwisata banyak dengan segala potensi dan keindahan dimiliki, karena itu bagi peserta silakan bisa menikmati keindahan pariwisata yang ada,” kata Majdi di Mataram, Rabu (18/10/2017).

Ia mengaku selain sebagai Kepala Daerah, dirinya juga merupakan salesman di mana pun berada wajib hukumnya mempromosikan keindahan dan potensi wisata yang dimiliki NTB.

Menurut Majdi, dalam acara pembukaan acara Multaqa di hadapan alumni Al-Azhar Indonesia, dirinya sengaja melakukan promosi sebagai bagian untuk menunjukkan bahwa Islam tidak hanya berteori tapi juga ada bukti nyata.

“NTB sejak tiga tahun terakhir membangun satu segmen baru, melengkapi wisata, yang dinamakan segmen wisata halal. Itu bagian dari upaya kita merangsang pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Ternyata setelah itu kunjungan terus meningkat, hotel-hotel terus berkembang dan terbangun satu segmen baru. Itu bukti nyata bahwa ajaran Islam membawa kebaikan di dalam tataran dunia nyata dan itu harus terus diperbanyak. Tidak hanya sekedar wacana dan teori saja.

Lebih lanjut ia menambahkan, wisata halal kemanfaatannya bukan hanya umat Islam, tapi pelaku wisata semuanya, baik pemilik hotel, rumah makan dan transportasi, dapat manfaat.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, Mohammad Faozal mengatakan, dari sisi pariwisata, acara konferensi internasional yang dihadiri puluhan negara tersebut tentu akan memberi dampak positif bagi pariwisata NTB.

“Acara dan iven internasional seperti ini secara langsung menjadi promosi gratis bagi pariwisata NTB untuk semakin dikenal wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara,” katanya.

Termasuk keberadaan Islamic Center sebagai ikon pariwisata syariah NTB juga menjadi salah satu jualan dan promosi pariwisata. Karena itu ia juga berharap supaya bisa sebaik mungkin mempersiapkan pelaksanaan acara, termasuk pelayanan dan menjamu tamu dengan sebaik mungkin.

 

Lihat juga...