Debit Air Menyusut, Luas Kolam Ikan Berkurang 50 Persen

YOGYAKARTA – Menyusutnya debit air saat musim kemarau membuat sejumlah pembudidaya ikan di Desa Widodomartani, Ngemplak, Sleman, menghentikan kegiatan perikanan mereka hingga musim hujan tiba.

Selama musim kemarau dan air surut, sebagian dari mereka memilih beralih profesi sebagai petani atau bekerja serabutan.

Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Tunas Baru, Dusun Kabunan, Widodomartani, Ngemplak, Sleman, Totok Winarto (60) mengatakan dari 16 anggota pembudidaya ikan di dusunnya, saat ini hanya tinggal 6 orang saja yang masih memelihara ikan. Sementara 10 orang lainnya harus menghentikan kegiatan perikanan karena kolam ikan mereka mengering.

“Dari lahan kolam seluas 4 hektar, saat ini menyusut hingga tinggal 2 hektar. Setiap musim kemarau selalu seperti itu karena kolam mengering akibat tidak mendapat air,” ujarnya baru-baru ini.

Menurut Totok, luasan kolam ikan di dusunnya akan kembali normal saat musim penghujan memasuki masa puncaknya yakni sekitar bulan Desember.

Meski pada Oktober ini, hujan mulai turun, namun dikatakan belum bisa mencukupi kebutuhan air untuk kolam-kolam ikan milik warga.

“Karena luasan kolam berkurang otomatis pasokan bibit juga berkurang. Hampir sama, mencapai separuh dari hasil produksi biasanya,” katanya.

Kawasan Dusun Kabunan sendiri selama ini dikenal sebagai kawasan sentra perikanan ikan nila. Melalui KPI Mina Tunas Baru, warga membibitkan ikan nila untuk dikirim ke daerah Jawa Tengah. Totok sendiri dalam sekali panen mengaku bisa menghasilkan sebanyak 2,5 larva ikan nila dari lahan seluas 1,5 hektar.

Larva ikan nila itu kemudian ia pasok ke sejumlah pembudidaya binaannya untuk dibesarkan hingga berukuran 2 jari. Terdapat sebanyak 80 plasma yang ia dampingi. Dalam kurun waktu 2 bulan, bibit ikan nila berukuran 2 jari itu kemudian ia beli untuk dikirim ke waduk Jawa Tengah.

“Untuk larva dihargai Rp10 per ekor. Sedangkan harga jual bibit berukuran 2 jari Rp23 ribu per kilo,” katanya.

Sejumlah kolam ikan yang masih tersisa di Dusun Kabunan, Widodomartani, Ngemplak, Sleman. Foto: Jatmika H Kusmargana

 

Lihat juga...