Carlo Ancelotti Kembali ke Stamford Bridge?

LONDON — Keinginan Antonio Conte untuk kembali ke negaranya Italia, direspons serius manajemen Chelsea. Manajamen telah melangkah jauh dengan menyiapkan kandidat pengganti Conte, jika mantan arsitek Juventus itu benar-benar pergi.

Salah satu kandidat potensial yang disiapkan manajemen adalah Carlo Ancelotti. Pelatih kawakan yang pernah menukangi the Blues, julukan Chelsea dirancang agar bisa bereuni dengan kembali ke Stamford Bridge.

Baca juga: Claude Puel, Bos Baru Leicester City

Rumor ini tentu saja sangat menarik, mengingat Ancelotti juga dikaitkan dengan salah satu raksasa Liga Super China, Guangzhou Evergrande. Kabar yang santer beredar menyebut Don Carlo didaulat menggantikan Luiz Felipe Scolari sebagai arsitek tim kaya raya tersebut.

Peluang Ancelotti kembali ke klub London Barat terbuka lebar menyusul pernyataan Conte dalam salah satu wawancara dengan salah satu stasiun radio. Meski Conte membantah bakal kembali ke Italia dalam waktu dekat, namun pernyataannya tetap menimbulkan polemik.

Conte mengklaim pernyatannya salah diterjemahkan. Menurutn dia, yang benar adalah bahwa ia ingin kembali ke negaranya suatu saat nanti. Tidak dalam waktu dekat ini. “Pernyataan saya disalahartikan,” ucap Conte.

Bukan cuma soal pernyataan itu, nuansa kurang harmonis antara Chelsea dan Conte kian terasa setelah jendela transfer musim panas ditutup. Conte tidak puas dengan aktivitas transfer Chelsea. Belakangan ia mengeluh tidak memiliki banyak pilihan dalam skuad, sehingga harus mengandalkan pemain yang sama dalam setiap laga.

Baca juga: Liverpool Tertarik Boyong Iker Casillas ke Anfield

Manajemen klub langsung bereaksi menempatkan Ancelotti dalam urutan nomor satu daftar calon pengganti Conte. Apalagi, mantan arsitek AC Milan, Bayern Munich dan Real Madrid tengah menganggur setelah didepak Bayern Munich, September lalu.

Tapi, meski memiliki peluang besar, namun Ancoletti kemungkinan mempertimbangkan kembali tawaran menukangi Chelsea. Terlebih ia memiliki memori kurang menyenangkan usai dipecat Roman Abramovic dari kursinya sebagai pelatih pada 2011 silam.

Lihat juga...