BPS-Unand Teken MoU Keterbukaan Data untuk Penelitian
PADANG — Memanfaatkan data yang didapat untuk tujuan pendidikan, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat menjalin kerja sama dengan Universitas Andalas (Unand) Padang.
Kepala BPS Sumbar, Sukardi menjelaskan, tujuan kerja sama supaya data BPS bisa dimanfaatkan seluruh oleh civitas Unand, mulai dari dosen hingga mahasiswa untuk menjadi bahan penelitian atau untuk keperluan proses mengajar.
Baca juga: Fakultas Peternakan Unand Kembangkan Pengering Kulit Energi Matahari

“Jadi melalui kerja sama ini juga bisa menjadi salah cara mensosialisasikan produk BPS ke mahasiswa. Supaya berhasil, diharapkan Unand menggunakan data-data yang dimiliki dari segi sosial ekonomi,” katanya, di Convation Hall Unand Padang, Rabu (25/10/2017).
Ia menerangkan, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya yang masih bersifat terbatas.
Dengan adanya kerja sama ini makin banyak lagi kegiatan yang bisa dilakukan, di antaranya penelitian secara bersama.
“Ke depan, selain Unand, perguruan tinggi yang akan kita gandeng yakni Universitas Bung Hatta dan juga Universias Negeri Padang,” ujarnya.
Baca juga: Ahli Nilai “Presidential Threshold” Sebagai Pengaturan Kompetisi
Sementara itu, Wakil Rektor II Unand Padang, Prof. Dr. Syafrizal mengatakan, kerja sama tersebut sangat disambut baik oleh Unand, karena sejauh ini cukup banyak penelitian atau riset yang memerlukan data-data dari BPS. Terutama jurusan ekonomi, FMIPA, pertanian, dan lain-lain.
“Ke depan kerja sama akan kami tingkatkan, dan tidak sebatas MoU, namun kolaborasi riset antara BPS dan Unand. Jadi, selama tujuannya akademik, saya minta free of charge atau kalau bisa semuanya free of charge,” ungkapnya.
Syafrizal menyebutkan, ke depan akan mensosialisasikan hasil kerjasama Unand dengan BPS ini kepada seluruh civitas. Adanya kerjasama ini akan membawa manfaat yang besar, tidak hanya bagi para dosen, tatapi juga para mahasiswanya.