Balita Pengungsi Gunung Agung Diimunisasi

DENPASAR- Keberadaan bayi lima tahun atau balita dari warga kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Agung, khususnya yang berada di Posko Gurita Kota Denpasar, mendapatkan pelayanan imunisasi campak.

“Imunisasi campak diberikan kepada Balita warga KRB Gunung Agung yang berada di Denpasar secara bertahap. Saat ini di Posko Gurita dengan menyasar balita berumur 9 bulan sampai 5 tahun,” kata Kepala Dinas Kesehatan, dr. Luh Putu Sri Armini, dikonfirmasi, dari Denpasar, Minggu (8/10/2017).

Ia mengatakan, pihaknya menerjunkan tim dari Puskesmas Denpasar Selatan (Densel) I untuk melakukan tindakan imunisasi campak kepada sembilan orang balita yang ada di Posko Gurita. Kegiatan imunisasi tersebut sudah dilakukan Sabtu (7/10).

“Imunisasi campak diberikan kepada balita warga KRB Gunung Agung yang berada di Denpasar secara bertahap. Saat ini di Posko Gurita dengan menyasar balita berumur sembilan bulan sampai lima tahun,” ujar Kepala Dinas Kesehatan dr. Sri Armini, didampingi Kepala Puskesmas Densel I, dr. A.A Ngurah Gede Dharmayuda.

Sri Armini lebih lanjut mengatakan, langkah tersebut dilakukan sesuai dengan prosedur kebencanaan memberikan pemeriksanaan kesehatan kepada warga KRB. Sehingga dari langkah ini dapat mengantisipasi penyakit dan menjaga kesehatan warga KRB Gunung Agung yang mengungsi di Denpasar.

Khusus pada balita yang berada di posko-posko pengungsian Denpasar dengan imunisasi campak yang diberikan kali ini diharapkan mampu mengantisipasi penularan penyakit. Di samping itu langkah tersebut juga dilakukan untuk mencegah kejadian luar biasa (KLB) campak yang akan dilakukan dalam sepekan ke depan. Juga mengantisipasi penyebaran penyakit campak secara dini dengan melakukan terlebih dahulu di posko KRB Gunung Agung.

“Kami juga memberikan makanan tambahan kepada balita yang ada di posko-posko pengungsian di Denpasar. Secara keseluruhan jumlah balita warga KRB di Denpasar sebanyak 639 orang. Di samping itu kami juga memberikan makanan tambahan dan cek kesehatan kepada balita dan ibu hamil,” ujar Sri Armini.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Denpasar Made Mertajaya, mengatakan langkah sinergi telah dilakukan Pemkot Denpasar dalam memberikan pelayanan kepada warga KRB Gunung Agung yang berada di Kota Denpasar dengan jumlah yang terdata saat ini sebanyak 14.746 orang.

Ia mengatakan, langkah itu juga sesuai arahan Wali Kota Rai Mantra kepada seluruh OPD Pemkot Denpasar agar dapat bersinergi dalam melakukan berbagai penyaluran bantuan logistik kepada para pengungsi, baik yang berada di posko umum maupun mandiri.

Sebelumnya, pelayanan kegiatan sosial religius juga telah dilakukan bersama Forum Sekar Kota Denpasar dalam upacara tiga bulanan di Posko Eks. Kantor Desa Pemecutan Kaja. Kali ini, pelayanan kesehatan imunisasi campak kepada balita yang diawali di Posko Gurita. Di lokasi tersebut warga KRB berjumlah 274 orang yang sebelumnya berjumlah 348 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 74 orang sudah kembali ke desa asalnya yang tidak terkena dampak KRB. (Ant)

Lihat juga...