40 Rumah di Lembata Rusak Akibat Gempa Tektonik

LEMBATA — Sebanyak 40 rumah warga di kabupaten Lembata mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tektonik sejak Rabu (11/10/2017) hingga Kamis (11/10/2017). 11 rumah mengalami rusak berat dan 29 lainnya mengalami rusak ringan.

Demikian disampaikam kepada media Rabu (11/10.2017) terkait dengan adanya gempa yang terjdi akibat meningkatnya aktifitas gunung api Ile Lewotolok.

Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday menyebutkan, selain rumah, akses jalan menuju kecamatan Ile Ape sepanjang 2,3 kilometer khususnya di sekitar tebing-tebing juga tertutup material bebatuan dan pasir akibat longsoran yang terjadi.

“Hingga saat ini sebanyak 26 desa di sekeliling Ile Lewotolok terkena dampak gempa ini dan untuk desa pesisir di kecamatan Lebatukan termasuk desa Lamatuka kami pantau masih dalam keadaan aman,” ungkapnya.

Thomas berharap bantuan dari berbagai pihak, sebab ketersedian pangan dan kebutuhan lainnya di pusat penampungan masih sangat terbatas dan hanya mengandalkan beras stok di dinas Sosial kabupaten Lembata.

Sementara itu kepala dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) kabupaten Lembata, Zakarias Paun menyebutkan, untuk menghindari terjadi sesuatu yang tidak diinginkan maka dinas PPO meliburkan seluruh sekolah sejak hari Selasa (10/10/2017) hingga Kamis (12/10/2017).

Dikatakan Zakarias, sekolah diliburkan sebab aktfitas gempa terus berlangsung sementara warga di kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur sudah mengungsi sehingga dengan sendirinya aktiftas belajar mengajar tidak terlaksana.

“Sekolah kami liburkan selama tuga hari ke depan sambil melihat situasi lagi apakah libur tersebut akan diperpanjang lagi ataukah tidak sebab tentunya berdasarkan data yang dikeluarkan pusat pemantau gunung api dan BPBD Lembata,” ungkapnya.

Hingga hari ini Rabu (11/10/2017) gempa masih mengguncang Lembata dimana gempa pertama dengan kekuatan 4,9 Skala Ritcher terjadi pukul 07.15 WITA, gempa kedua terjadi pukul 07.35 WITA serta gempa ketiga pukul 10.49 WITA.

Lihat juga...