Titiek Soeharto Buka Pameran Lukisan Tiga Generasi

JAKARTA — Ketua Yayasan Seni Rupa Indonesia, Siti Hediati Haryadi atau akrab disapa Titiek Soeharto, membuka pameran lukisan bertajuk ‘Kebersamaan Tiga Generasi’ yang diselenggarakan oleh Rumah Belajar Persada dan Sanggar Anyelir Merah, di hotel Grand Sahid, Jakarta, Jumat (29/9/2017) sore. Dalam kesempatan tersebut, Titiek memberikan apresiasi kepada pelukis tertua berusia 94 tahun, Oma Soekmani Makes.

Sebanyak 150 lukisan dari berbagai gaya dan aliran, dipamerkan dalam sebuah gelaran pameran lukisan bertajuk ‘Kebersamaan Tiga Generasi’, yang akan berlangsung hingga 4 Oktober mendatang. Pameran diadakan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan ke-72 RI tersebut diikuti oleh pekukis anak-anak, anak berkebutuhan khusus dan pelukis lanjut usia.

Titiek Soeharto memberi apresiasi kepada pelukis tertua berusia 94 tahun, Oma Soekmani Makes/Foto: Istimewa

Ketua Panitia Pameran, Djuaras A. Amaludin dalam sambutannya mengatakan, karya seni lukis tersebut terlahir dari para pelukis yang tergelitik oleh ilham seni dan nuansa keindahan dalam perenungan terbatas waktu, berbarengan dengan waktu yang harus diberikan untuk aktivitas pokok lainnya.

“Karena itu, saya yakin, lukisan-lukisan yang dipamerkan ini memiliki nilai berbeda dibandingkan dengan karya-karya serupa lainnya,” kata Djuaras.

Memberi apresiasi kepada pelukis berkebutuhan khusus/Foto: Istimewa

Sementara itu, Ketua Yayasan Seni Rupa Indonesia, Titiek Soeharto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus menyatakan kebanggaannya, karena pameran tersebut juga diikuti oleh anak-anak berkebutuhan khusus dan lansia.

Menurut Titiek, pameran melibatkan pelukis dari beragam usia menggambarkan adanya kesinambungan generasi pelukis Indonesia, dan menunjukkan bahwa Indonesia kaya akan pelukis-pelukis potensial dari berbagai generasi.

Titiek berharap, dengan kegiatan pameran ini mampu mengembangkan seni lukis di Indonesia dan memberikan motivasi kepada anak-anak dan generasi muda, bahwa hidup dapat dan perlu diisi dengan kegiatan-kegiatan yang memberikan dampak positif bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Dengan kegiatan pameran ini, diharapkan akan melahirkan pelukis-pekukis baru yang dapat menjadi penerus di dunia lukis Indonesia yang kaya akan seni, serta mendorong berkembangnya dunia seni lukis Indonesia yang lebih kreatif,” katanya.

Mengamati salah satu lukisan peserta pameran/Foto: Istimewa

Di akhir sambutanya, Titiek Soeharto mengajak kepada semua pihak, agar turut mendukung dan mendorong kegiatan-kegiatan sejenis, guna memajukan dunia seni lukis Indonesia.

Usai membuka secara resmi pameran lukisan bertajuk ‘Kebersamaan Tiga Generasi’, Titiek Soeharto didampingi panitia dan sejumlah pelukis, di antaranya Widya Godong (81), berkeliling menyaksikan sejumlah lukisan yang dipamerkan. Titiek pun memberikan apresiasi kepada pelukis anak berkebutuhan khusus, dan pelukis tertua berusia 94 tahun, yakni Oma Soekmani Makes.

Lihat juga...