SAMBAS —- Sejumlah petani padi swadaya di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas saat ini sedang melakukan panen raya yang mampu menghasilkan lima ton gabah per hektare.
“Panen kali ini ada peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan panen sebelumnya. Panen yang melampaui hasil rata-rata di Kalbar tersebut tidak terlepas dari pendampingan PT Pupuk Kaltim, ” ujar Ketua Gapoktan Dewi Sri, Ismail, di Sambas, Rabu (6/9/2017).
Ismail menjelaskan dalam pendampingan yang ada petani diberikan tata cara bertanam padi yang terukur dan terjadwal.
“Pendampingan yang ada berupa tata cara dan kebiasaan baru terkait penjadwalan penyemaian, penjadwalan pemupukan dan lainnya yang sangat bermanfaat bagi kami dan terbukti membuahkan hasil yang meningkat,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Musanif menyampaikan apresiasinya atas pencapaian yang didapat oleh petani.
“Kita berharap semua petani di Kabupaten Sambas lebih meningkatkan kemandirian swadaya karena tanpa itu semua program swasembada pangan sangat sulit tercapai,” katanya.
Musanif menjelaskan di Kabupaten Sambas dalam satu tahun selama dua musim tanam ada sekitar 115 ribu hektare. Sedangkan bantuan pemerintah selama ini yang diberikan hanya sekitar 15 persen dari jumlah luas lahan yang ada.
“Sehingga dengan swasemada pangan yang sangat membantu pemerintah untuk mewujudkan program swasembada pangan,” jelasnya. (Ant)