PONOROGO – Salah satu wisata alam yang ada di bumi reog adalah pemandian air panas. Terletak di Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, sekitar 25 km dari pusat kota Ponorogo. Sumber air panas yang diberi nama Tirta Husada ini memiliki kolam air panas yang bersumber dari panas bumi serta mengandung belerang.

Alhasil, setiap pengunjung yang datang selain bisa bermain air juga bisa mendapatkan khasiat dari air belerang. Seperti menghilangkan berbagai penyakit kulit, diabetes, tensi tinggi, vertigo, gejala stroke, bahkan jerawat juga bisa hilang hanya dengan berendam di sini.
Pengelola Tirta Husada, Suprapto (46), menuturkan wisata pemandian air panas ini sudah ada sejak 2015. Meski baru dibuka, jumlah wisatawan selalu meningkat setiap tahunnya, terutama saat hari libur banyak wisatawan luar kota sengaja datang ke Ponorogo untuk berendam di air panas.
“Rata-rata wisatawan yang memiliki penyakit kulit berangsur sembuh dengan berendam di air panas ini,” jelasnya, saat ditemui Cendana News, Minggu (24/9/2017).
Meski tempat ini digunakan wisatawan untuk menghilangkan penyakit kulit, jangan khawatir tertular. Pasalnya, setiap kolam di sini airnya terus mengalir yang berasal dari aliran sungai murni. Jadi, jika hanya ingin sekedar berendam air panas saja tidak usah risau terkena penyakit kulit.
“Satu sesi kolam renang bisa menampung 10-18 orang,” cakapnya.
Bahkan bapak tiga orang anak ini menuturkan, untuk menjaga privasi, kolam antara pria dan wanita dipisah. Ada sembilan kolam air panas untuk wanita dan tujuh kolam untuk pria. Jika ingin bermain air di kolam air dingin juga disediakan, ada dua kolam untuk dewasa dan anak-anak. “Tapi spot air panas di sepanjang sungai ini juga banyak, kubangan air panas juga ada,” tukasnya.
Setiap wisatawan yang datang tidak perlu ragu datang ke sini, selain bisa berendam air panas, di sini juga masih alami khas pegunungan. Selain itu, pemandian Tirta Husada ini buka 24 jam. “Dalam sehari biasanya ada 150-200 wisatawan, bahkan kalau hari libur dan akhir minggu bisa sampai 700 orang,” tuturnya.
Untuk bisa menikmati pemandian air panas ini, wisatawan cukup merogoh kocek Rp8 ribu. Wisatawan bisa dengan bebas memilih kolam mana saja yang hendak dipakai. Tidak hanya kolam, di sini juga tersedia tempat makan. Setelah puas bermain air, bisa langsung mengisi perut. “Meski saat ini Ponorogo mengalami musim kemarau, beruntung sumber air di sini masih tetap ada, kapan pun wisatawan datang selalu siap,” pungkasnya.