DEPOK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, akan mempersiapkan petugas sebagai kepanjangan tangan KPU di tingkat kecamatan dan kelurahan, guna mengawal penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 mendatang. KPU Depok akan merekrut petugas PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara).

Komisioner KPU Depok, Nana Shobarna, menjelaskan, terkait Pilgub Jabar, KPU Depok pada tahapan pertama akan melakukan rekrutmen PPK dan PPS sekitar pertengahan Oktober nanti.
“Ada rekrutmen PPK di tingkat kecamatan, PPS di tingkat kelurahan. Setelah terbentuk, kita akan mengangkat petugas pemutakhiran data pemilih atau Pantarlih, baru kemudian masuk tahapan pemutakhiran data pemilih,” ungkap Nana, di kantor KPUD Kota Depok, Selasa (5/9/2017).
Sebelum melakukan sosialisasi Pilgub Jabar secara massif, kata Nana, akan dilakukan rekrutmen perpanjangan tangan KPU Depok terlebih dulu. Setelah ada seleksi dan terbentuk, petugas ini baru melakukan pemutakhiran data pemilih, sosialisasi, dan lain-lain.
Menurut Nana, petugas PPK dan PSS bukan merupakan petugas PPK dan PPS yang bertugas pada Pilkada Kota Depok 2015, lalu. “Kita buka seleksi lagi secara terbuka, siapapun silahkan mendaftarkan diri. Nanti ada proses seleksi, tes tulis dan wawancara, walaupun kebanyakan yang ikut, misalkan, yang berpengalaman pada Pilkada Depok 2015, lalu,” imbuhnya.
Setelah rekrutmen ini, baru ada gebyar Pilgub Jabar. Dikatakan Nana, PPK, PPS, Pantarlih sebagai kepanjangan tangan KPU, setelah dipilih, baru kemudian secara massif melakukan sosialisasi se-Kota Depok.
“Setelah petugas terbentuk, gebyarnya pilgub dimulai. Walaupun untuk KPU provinsi, jika tidak salah, baru akan me-launching di bulan November,” ujar Nana.
Sejauh ini, kata Nana, tahapan Pilgub Jabar masih pra tahapan. Mempersiapkan apa-apa yang terkait apa yang harus KPU Depok kerjakan, itu yang dilakukan saat ini.
“Kemarin ada rakor terkait data pemilih, sebelumnya kita ada rakor terkait pengembangan SDM, supaya SDM-nya siap. Sekarang kita sifatnya mengekor, kalau saat Pilkada Depok kita yang jadi kepala, jadi kita yang merancang, menganggarkan, mengeksekusi, sekarang kita hanya tunggu komando. Untuk tataran Kota Depok ada rapat terkait sosialisasi peraturan KPU, itu yang baru kita lakukan,” ujar Nana.
Tapi secara prinsip, lanjut Nana, KPU Kota Depok siap menyelenggarakan tahapan-tahapan pemilihan gubernur/wakil gubernur Jabar, di mana pencoblosannya akan digelar pada Rabu, 27 Juni 2018.