Indonesia-Palau Bahas Percepatan Perundingan Batas Maritim
NEW YORK — Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bertemu Menlu Palau Faustina K Rehuher-Marugg di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-72 di New York, Rabu, membahas percepatan perundingan batas maritim dan isu kelautan.
“Ada satu isu yang belum terselesaikan soal perbatasan laut yang kita coba selesaikan,” kata Menlu Retno di New York, Rabu waktu setempat.
Palau adalah negara kepulauan yang berada di bagian barat Samudra Pasifik, berbatasan dengan Indonesia dan Filipina. Kedua negara juga sedang berusaha mengatur batas-batas negaranya dengan Filipina, kata Menlu.
“Palau juga sangat menghargai aktifitas Indonesia di dalam isu samudra,” kata Menlu.
Sama-sama berbentuk negara kepulauan, Indonesia turut berjuang bersama dengan negara-negara berkembang kepulauan dalam rangka mencegah dampak perubahan iklim terhadap negara-negara kepulauan yang kecil.
Dalam pertemuan bilateral dengan Palau, Indonesia juga menyampaikan pencalonan RI untuk anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020.
Menlu Retno Marsudi dijadwalkan melakukan kurang lebih 70 pertemuan bilateral dengan negara-negara sahabat saat SMU PBB ke-72 untuk meraih dukungan mereka untuk pencalonan RI sebagai anggota tidak tetap DK PBB.
Wapres RI Jusuf Kalla memimpin delegasi Indonesia di SMU PBB ke-72 dan dijadwalkan menyampaikan pidatonya di depan perwakilan 193 negara anggota PBB di sesi Debat Umum pada Kamis (21/9).[Ant]