4 Orang yang Terjaring OTT Banjarmasin Tiba di Gedung KPK

JAKARTA – Empat orang yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Banjarmasin, Kalimantan Selatan, telah tiba di Gedung KPK Jakarta, Rasuna Said, Jakarta Selatan. Keempat orang tersebut terlihat dibawa dengan menggunakan 2 kendaraan yang berbeda, namun dalam waktu yang hampir berdekatan.

Setibanya di Gedung KPK Jakarta, keempat orang tersebut langsung mendapatkan pengawalan ketat petugas keamanan KPK, pengawalan dilakukan sejak mereka turun dari kendaraan hingga memasuki Gedung KPK Jakarta. Namun sayangnya tidak ada satupun yang bersedia memberikan keterangan kepada wartawan terkait kegiatan OTT yang dilakukan petugas KPK di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Selanjutnya mereka langsung dibawa menuju sebuah ruangan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik KPK. KPK memang akan segera menggelar acara jumpa pers terkait penentuan status hukum masing-masing dari keempat orang yang sebelumnya sempat ditangkap dam diamankan petugas KPK.

“Kami membenarkan bahwa baru saja keempat orang yang sebelumnya dilaporkan ikut terjaring kegiatan OTT KPK di Banjarmasin telah tiba di Gedung KPK Jakarta. Sebelumnya mereka diketahui sempat menjalani pemeriksaan yang dilakukan petugas KPK di Mapolda Kalimantan Selatan,” jelas Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung KPK Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Menurut Febri Diansyah selanjutnya keempat orang tersebut dijadwalkan akan segera menjalani proses pemeriksaan dan penyelidikan terkait dugaan melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Mereka diduga saling bekerjasama atau bersekongkol melakukan korupsi terkait pemberian maupun penerimaan suap.

Keempat orang tersebut belakangan diketahui berinisial IR (Iwan Rusmali) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, kemudian BM (Bandarmasih Muslih) Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Banjarmasin, selanjutnya AF (Andi Effendy) Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penyertaan Modal PDAM dan terakhir adalah T (Trensis) Manajer Keuangan PDAM Kota Banjarmasin.

Awalnya petugas KPK berhasil menangkap dan mengamankan 5 orang pada saat menggelar OTT di Banjarmasin, namun belakangan hanya 4 orang saja yang dibawa ke Jakarta. Sedangkan satu orang lainnya yang tidak ikut dibawa ke Gedung Jakarta. Belakangan diketahui bersinial U (Usaini) yang bekerja sebagai sopir pribadi.

Lihat juga...