Presiden Targetkan 2020 Indonesia Bebas Campak Rubella

SLEMAN — Presiden RI Joko Widodo menargetkan seluruh anak Indonesia bebas Campak Rubella pada 2020. Untuk mewujudkan hal itu jajarannya gencar mengkampanyekan imunisasi Mealess Rubella (MR) Nasional 2017 yang wajib diikuti oleh seluruh anak-anak berusia 9 sampai 15 tahun.

“Tahun 2020 Indonesia harus bebas MR. Maka kita kerja keras sekarang supaya seluruh anak- anak Indonesia divaksin,” ujar Jokowi saat membuka kampanye Imunisasi Nasional 2017 di SMP MadrasahbTsanawiah (MTS) 10 Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Selasa (01/08/2017).

Pemberian vaksin ini, dikatakan Jokowi sangat penting sebab dampak yang ditimbulkan oleh penyakit campak dan rubella sangat berbahaya bagi anak-anak.

Penyakit ini bisa menimbulkan cacat bawaan pada bayi yang baru lahir serta anak-anak dengan usia di bawah 15 tahun.

“Jangan remehkan Campak Rubella. Karena bisa menyebabkan kebutaan, kelumpuhan pada bayi dan anak-anak. Jangan diibiarkan menjangkau anak-anak kita. Semua anak usia 9 bulan hingga 15 tahun wajib diberi imunisasi,” ujarnya.

Pemberian vaksin MR bukanlah hal yang baru sebab sudah sering dilakukan di sektor kesehatan. Namun saat ini baru 0,05% -anak di Indonesia yang mendapatkan Vaksin Rubella.

Presiden meminta kepada seluruh kementerian turun tangan ke lapangan untuk bekerjasama dengan seluruh pihak mensosialisasikan serta membuat kampanye ini berhasil.

“Semua kementerian saya minta turun ke masyarakat, jelaskan ke seluruh orangtua, pihak sekolah, pesantren, madrasah bahwa imunisasi baik dan diperlukan untuk kesehatan kita. Gandeng seluruh sekolah, madrasah dan pesantren ortu untuj mensukseskan kampanye ini,” perintah mantan Gubernur DKI ini.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani menegaskan pemerintah menargetkan 95% anak-anak berusia 9 bulan sampai 15 tahun mendapatkan vaksi MR pada 2017 hingga 2020, seluruh anak-anak Indonesia sudah mendapatkan vaksin MR.

“Pembukaan ini menandai dimulainya kampanye Imunisasi campak dan rubella di 6 provinsi Pulau Jawa,” tutupnya.

Dijelaskan pemberian imunisasi imunisasi MR sendiri akan dilaksanakan dalam dua fase yakni pada Agustus hingga September 2017 di seluruh wilayah pulau Jawa dan Agustus hingga September 2018 di provinsi luar pulau Jawa.

Lihat juga...