Nilai Tukar Petani Juli 2017 Naik Sebesar 0,12 Persen

JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat melaporkan terkait dengan perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) sepanjang Juli 2017 yang ternyata diketahui telah mengalami kenaikan sebesar 0,12 persen atau sebesar 100,65 poin.

“Perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) secara nasional sepanjang bulan Juli 2017 tercatat sebesar 100,65 poin atau mengalami kenaikan sebesar 0,12 persen apabila dibandingkan dengan NTP bulan sebelumnya atau Juni 2017,” ujar Kepala BPS Suhariyanto kepada wartawan saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (1/8/2017).

Menurut Suhariyanto, kenaikan NTP sepanjang bulan Juli 2017 tersebut disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (LT) mengalami kenaikan sebesar 0,26 persen atau lebih besar jika dibandingkan dengan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (LB) yaitu sebesar 0,14 persen.

Provinsi Jawa Timur tercatat sangsi Provinsi yang mengalami kenaikan tertinggi yaitu sebesar 0,89 persen jika dibandingkan dengan kenaikan NTP Provinsi.

Sedangkan NTP Provinsi Sulawesi Tenggara dilaporkan mengalami penurunan terbesar yaitu mencapai 1,40 persen jika dibandingkan dengan provinsi lainnya.

BPS Pusat juga melaporkan bahwa sepanjang Juli 2017 telah terjadi Inflasi di daerah perdesaan yaitu sebesar 0,15 persen, hal tersebut disebabkan karena naiknya seluruh kelompok penyusun indeks konsumsi rumah tangga.

Menurut data BPS Pusat, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) secara nasional sepanjang bulan Juli 2017 sebesar 109,75 atau mengalami kenaikan 0,15 persen jika dibandingkan NTUP bulan sebelumnya atau Juni 2017.

Lihat juga...