Pemkab Tasikmalaya Canangkan Pogram ‘Si Resik’

BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mencanangkan program kesehatan untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak melalui Sistem Informasi Rujukan Efektif Selamatkan Ibu dan Keluarga, disingkat ‘Si Resik’.

“Diharapkan ‘Si Resik’ mampu membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tasikmalaya,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Yusep Yustisiawandana, kepada wartawan di Tasikmalaya, Jumat (4/8/2017).

Ia menuturkan, program ‘Si Resik’ memberikan manfaat buat masyarakat untuk melakukan konsultasi dan pelayanan kehamilan demi menjaga kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi. Ia menyebutkan, angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Tasikmalaya masih tergolong tinggi, berdasarkan data 2016, kematian ibu 45 kasus dan anak 255 kasus.

“2016 kemarin, di urutan keempat tertinggi kematian bayi dan urutan ketujuh kematian ibu se-Jabar, mudah-mudahan adanya program Si Resik bisa menekan angkanya,” katanya.

Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin memanfaatkan program Si Resik cukup mengetik pesan melalui layanan SMS dengan format Saran#isi pertanyaan atau isi konsultasi lalu kirim ke nomor telepon 08112306090 atau 0265544445.

Nantinya ‘call center’, akan menjawab keluhan tersebut selama 24 jam, petugas yang disiapkan sebanyak delapan orang yang berperan melayani keluhan menyangkut ibu hamil.

Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan sudah masuk pendataaan identitas keluarga di tingkat desa, hingga kecamatan, agar petugas Si Resik dapat memantau dan menindaklanjuti setiap ibu hamil. “Masyarakat yang jauh pun silahkan laporan, kondisinya seperti apa, nanti petugas akan menindaklanjutinya,” katanya. (Ant)

Lihat juga...