NTB Expo Dorong Kontribusi Sektor UMKM Terhadap Perkekonomian

MATARAM — Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) mengakui bahwa kontribusi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi masih tergolong rendah. Konstribus UMKM terhadap ekonomi daerah jauh di bawah sektor pertanian.

“Kalau dibandingkan dengan sektor pertanian, kontribusi UMKM dan Perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi, jauh kalah lebih rendah, yaitu hanya sebesar 21 persen kata Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin di acara NTB Expo di halaman belakang Islamic Center Mataram, Jumat (4/8/2017).

Sementara sektor pertanian setiap tahunnya kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi NTB mencapai 46 persen, sebab hampir sebagian besar masyarakat bekerja di sektor pertanian.

Amin meminta kepada Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perdagangan termasuk para UMKM untuk terus menggenjot pemasaran dan meningkatkan nilai produk UMKM yang dihasilkan.

“Kemampuan memasarkan serta masih rendahnya nilai jual dari produk UMKM menjadi salah satu kendala termasuk pendanaan,” ujar Wagub.

Sejumlah perbankan sudah berinisiasi memberikan akses permodalan pembiayaan bagi para pelaku UMKM di NTB, namun tidak semuanya bisa terpenuhi lantaran adanya proses seleksi yang cukup ketat.

Meski demikian keterbatasan pembiayaan kerap menjadi pemicu bagi para UMKM di NTB secara mandiri bisa mengembangkan usahanya hingga mampu merambah pasar internasional

Salah satu upaya Pemprov NTB tmencarikan solusi terkait persoalan yang dihadapi para pelaku UMKM, melalui kegiatan NTB Expo.

Mengingat peran pentingnya sektor ini dalam memajukan sektor pariwisata yang kini menjadi andalan NTB salah satunya melalui NTB Expo. Apalagi UMKM sebetulnya terkait dengan sektor pariwisata, terutama hasil kerajinan.

“Ini ikhtiar kita untuk terus memacu kreatifitas dan juga mempromosikan hasil kerajinan dan. UMKM masyarakat kita,” ujar Amin.

Dalam kegiatan NTB Expo ini Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Koperasi dan UMKM menghadirkan berbagai produk UMKM NTB, baik produk olahan makanan maupun produk kerajinan.

“Melalui ajang expo sekarang, diharapkan produk UMKM NTB bisa akan semakin dikenal banyak diminati, baik di kalangan wisatawan maupun pasaran, sehingga akan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat pelaku UMKM,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Koperasi dan UMKM NTB, Chairul Mahsul di Mataram, Jumat (4/8/2017).

Ia mengatakan, NTB Expo 2017 merupakan NTB Expo yang ke-15 sejak pertamakali digelar pada 2003, yang diikuti sekitar 140 UMKM di seluruh NTB, termasuk dari luar NTB ikut berpartisipasi, UMKM binaan Bank Indonesia, Bank NTB, dan BUMN.

Chairul melanjutkan, pemilihan lokasi NTB Expo 2017 di Komplek Islamic Center NTB merupakan upaya untuk semakin mengenalkan potensi wisata religi kepada para buyers dan sellers yang datang dari seluruh Indonesia.

“Islamic Center NTB dipilih sebagai ikhtiar kita untuk semakin mempromosikan branding NTB sebagai destinasi utama wisata halal Indonesia,” jelasnya

Untuk target nilai transaksi dari acara NTB Expo, dirinya tidak bisa memastikan, tapi yang jelas ia memastikan dengan antusiasme warga maupun wisatawan yang datang berkunjung, nilainya akan besar.

Seorang pelaku UMKM menunjukkan produknya di NTB Expo.
Lihat juga...