Menyambut 17 Agustus Lorong Antang Berbenah
MAKASSAR-— Pagi ini berjalan di Kelurahan Antang, Kecamatan Antang. Ada yang menarik di lorong-lorong yang ada di Kelurahan Antang ini khususnya untuk lorong yang namanya Bungong Lompoa. Lorong ini suasananya tampak asri dengan hiasan dan ornamen yang cantik.
Yang unik dari ornamen yang menghiasi Lorong Bungong Lompoa terbuat dari sampah botol dan juga gelas plastik serta barang yang tak terpakai lainnya yang yang didaur ulang. Mulai dari gapura hingga lampion-lampion, pot bunga serta tempat sampah terbuat dari sampah plastik.
Hal ini terjadi atas buah pikiran dari Anshar pemuda yang memiliki sanggar di lorong ini mengaku dia mendapat ilham dari kata-kata Mantan Presiden BJ Habibie.
“Konsep ini tercipta pada saat saya mandi. Saya pernah bermimpi bahwa ada anak-anak berteriak bahwa lorong kita juara satu, lalu terpikirlah ide ini,” ungkap Anshar pada Cendana News, Senin (7/8/2017).
Melihat kondisi warga RW 5 yang hanya bekerja serabutan. Bagaimana kreativitas anshar agar dapat memilimalisir dana yang ada sehingga tidak terlalu memberatkan para warga. Dengan menggunakan bahan daur ulang seperti gelas dan botol plastik.

Bahan-bahan ini didapatkan dari bank-bank sampah dari RT dan RW tetangga. Lalu, dicat dengan warna-warna yang cerah sehingga membetuk tema tiga dimensi. Jika siang lorong ini akan terlihat asri dan jika malam tiba lorong ini seperti menyala-nyala.
Anshar juga menambahkan kenapa tidak barang-barang daur ulang ini ditambahkan warna-warna yang cerah. Lalu di rangkai sedemikian rupa akan terlihat indah.
“Seperti yang terlihat di gapura yang ada tulisan lorong Bungong Lompoa itu saya buat dari pipet yang disusun dan membentuk seperti pelangi”. Ujar Anshar.
Dari total yang di targetkan Anshar yang berniat akan menghias lorongnya sepanjang 300 meter. Baru 150 meter yang telah rampung dan ini memakan waktu selama 3 minggu. Meski begitu kontribusi dari seluruh warga sangatlah berperan aktif.
Warga sangat antusias dalam mengerjaka setiap detail dari setiap ornamen. Mulai dari merangkai gelas mineral jadi lampion sampai merangkai botol-botol bekas air mineral menjadi tempat sampah. Selain itu hal ini juga dapat berdampak positif dari lingkungan anak-anak yang tinggal lorong Bungong Lompoa.
Menurut Ilham salah satu warga yang tinggal di Bungong Lompoa anak-anak jadi lebih menghargai lingkungan tempat mereka tinggal.
“Anak-anak jadi bisa membuang sampah pada tempatnya. Hidupnya juga bisa lebih sehat karena anak-anak sekarang lebih menyukai minum air gelas dari meminum air yang ada pengawetnya,” jelas Ilham
Kegiatan yang dilakukan oleh warga dan Anshar ini juga mendapat Apresiasi dari RT dan RW setempat. Karena dengan adanya kegiatan dapat mempercantik lingkungan tempat mereka tinggal.
Dg (Daeng) Naba selaku Ketua RT yang wilayahnya meliputi Lorong Bungong Lompoa memberi apresiasi tinggi kepada apa yang dilakukan oleh para warganya. Apa yang dilakukan Anshar dan kawan-kawannya memberi manfaat.
“Dulu lorong Bungong Lompoa sangatlah gersang. Dengan adanya kreativitas dari Anshar dan kontribusi dari warga merubah suasana di lorong Bungong Lompoa ini menjadi lebih asri,” imbuh Dg Naba.
Selain Lorong Bungong Lompoa juga akan ikut serta dalam perlombaan gapura yang diadakan tingkat Kecamatan Antang dalam rangka perlombaan tujuhbelasan.
