Perkiraan Indeks Tendensi Bisnis (ITB) Triwulan III Tahun 2017

JAKARTA — Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat melaporkan bahwa Nilai Indeks Tendensi Bisnis Triwulan III Tahun 2017 diperkirakan atau diprediksi sebesar 108,82.

Dengan demikian secara umum kondisi bisnis pada Triwulan III Tahun 2017 diperkarakan akan mengalami peningkatan jika dibandingkan triwulan II Tahun 2017. Namun tingkat optimisme pelaku bisnis dalam melihat potensi bisnis diperkirakan lebih rendah jika dibandingkan dengan Triwulan II Tahun 2017.

BPS juga memperkirakan bahwa penurunan tingkat optimisme pelaku bisnis ditunjukkan oleh perkiraan angka berdasarkan ITB Teiwulan III Tahun 2017 ternyata lebih rendah jika dibandingkan dengan Triwulan II Tahun 2017.

“Sepanjang Triwulan III Tahun 2017 kondisi bisnis sekuruh kategori lapangan usaha diperkirakan mengalami peningkatan. Sementara itu kondisi bisnis dengan peningkatan terendah diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha jasa perisahaan dengan nilai ITB sebesar 101,03 poin” papar Kepala BPS Pusat Suhariyanto kepada wartawan di Jakarta, Senin (7/8/2017).

Peningkatan kondisi bisnis tertinggi diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha administrasi, pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengam nilai ITB sebesar 130, 88 poin.

Perkiraan meningkatnya kondisi bisnis sepanjang Triwulan III Tahun 2017 tercermin dari peningkatan order dari dalam negeri, harga jual produk dan order barang input dengan nilai indeks masing-masing sebesar 119,47 kemudian 111,71 dan 104,15.

Sementara itu untuk order dari luar negeri diperkirakan relatif sama dengan triwulanan sebelumnya dengan indeks sebesar 99,96 poin.

Peningkatan tertinggi untuk variabel order dari dalam negeri diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan nilai indeks sebesar 150.00.

Sementara itu untuk kategori lapangan usaha Real Estat diperkirakan relatif sama dengan triwulan sebelumnya dengan nilai indeks sebesar 100,00.

Kategori lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil serta sepeda motor diperkirakan mengalami peningkatan order dari luar negeri.

Sedangkan kategori pertanian, kehutanan dan perkiraan serta kategori pertambangan serta penggalian diperkirakan mengalami penurunan. Sementara itu order dari luar negeri untuk kategori industri pengolahan diperkirakan relatif sama dengam triwulan sebelumnya.

Peningkatan harga jual produk tertinggi diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha konstruksi dengan nilai indeks sebesar 124,45 poin.

Sedangkan penurunan harga jual produk diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha jasa perusahaan dengan nilai indeks sebesar 97,93 poin.

Order barang input untuk kategori lapangan usaha konstruksi diperkirakan mengalami penurunan dengan nilai indeks sebesar 94,82.

Peningkatan order barang input tertinggi diperkirakan terjadi pada kategori perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil atau sepeda motor dengan indeks sebesar 116,73 poin.

Lihat juga...