Mahasiswa Tabur Bunga di Makam I Gusti Ngurah Rai

TABANAN – Masih dalam suasana peringatan HUT ke-72 RI, belasan aktivis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) cabang Denpasar, Sanctus Paulus, menggelar kegiatan tabur bunga di Makam I Gusti Ngurah Rai di Monumen Puputan Margarana Tabanan, Jumat (18/8/2017) sore.

Menurut salah satu mahasiswa, memperingati hari kemerdekaan tidak hanya sebatas dilakukan dengan seremonial dan cara berpesta pora semata, melainkan harus  dengan memaknai perjuangan para pahlawan dan meneruskan yang menjadi cita – cita mereka.

“Merayakan kemerdekaan paling tepat dengan cara mengingat perjuangan serta melanjutkan cita-cita dari para pejuang”, ungkap Aristo Mulyadi Waku, Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI cabang Denpasar.

Dia menambahkan, generasi muda adalah harapan bangsa, maka sudah semestinya tumbuh dalam jiwa nasionalisme, agar seluruh usaha selalu dikerahkan untuk kepentingan bangsa dan Negara.

Sementara itu, Efraim Mbomba Reda, selaku Ketua Presidium PMKRI cabang Denpasar, mengatakan, selain menggelar upacara bendera, meski tabur bunga di makam pahlawan merupakan kegiatan sederhana, tapi sangat bermakna.

“Dalam rangka merawat nasionalisme di Indonesia yang semakin memudar, hal – hal seperti ini mesti dilakukan oleh generasi muda dengan penuh penjiwaan”, ucap Efraim.

Dikatakan lagi, dalam sejarah, perang Puputan Margarana merupakan salah satu sejarah pertempuran terbesar di Bali dan pertempuran itu dipimpin langsung oleh I Gusti Ngurah Rai, yang gugur pada pertempuran itu.

“Bali bukan hanya soal wisata. Tetapi, tempat kita belajar nasionalisme, juga arti dari perjuangan”, tegas mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Warmadewa, itu.

I Gusti Ngurah Rai merupakan salah satu Pahlawan Nasional yang gugur pada pertempuran 20 November 1946, pada perang Puputan Margarana, dan pasukan yang dipimpinnya  adalah Ciung Wanara. Beliau gugur pada usia yang sangat muda, sekitar 29 tahun.

Lihat juga...