Dandim Sikka Minta Mahasiswa Miliki Rasa Nasionalisme

MAUMERE –– Komandan kodim (Dandim) 1603 Sikka meminta agar para mahasiswa baru Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere memiliki rasa nasionalisme. Sebagai warga negara mahasiswa harus mencintai negara ini. Untuk memperoleh kemeredakaan berkat jasa para pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan.

Demikian ditegaskan Dandim 1603 Sikka Letkol Inf.Abdullah Jamali,SIP saat memberikan kuliah umum terkait wawasan kebangsaan kepada sekitar 1.000 mahasiswa baru di aula Unipa Kamis (3/8/20170 siang.

Dikatakan Dandim Abdullah, para pelajar bahkan mahasiswa saat ini sudah tidak mengetahui tentang makna wawasan kebangsaan bahkan nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan yang sering didengungkan.

“Semangat bela negara juga dalam diri generasi muda semakin hari mulai memudar akibat pengaruh budaya dari luar sehingga mudah sekali diadu domba dan dipecah belah,” tegasnya.

Untuk itu tandas Abdullah, pembekalan khusus bela negara dan wawasan kebangsaan kepada para pelajar cukup penting dilakukan sejak berada di bangku sekolah dan kampus agar bisa menerapkannya di tengah masyarakat dan membawa nilai-nilai positif yang menjadi ciri khas bangsa ini.

Untuk itu lanjutnya, dengan memiliki pengetahuan tentang wawasan kebangsaan para mahasiswa pun memahami wawasan kebangsaan sebagai konsepsi cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dengan menerapkan di lingkungan sekolah dapat membungkam karakter pelajar dan mahasiswa yang negatif mulai sejak dini sehingga beranjak dewasa bisa berguna teristimewa saat nantinya berada di lingkungan masyarakat,” terangnya.

Dandim 1603 Sikka Letkol Inf. Abdullah Jamali,SIP saat membawakan materi wawasan Kebangsaan di kampus Unipa Maumere./Foto: Ebed de Rosary

Sementara itu salah seorang mahasiswa Unipa Jedison Joseph kepada Cendana News mengatakan, dewasa ini para pelajar bahkan mahasiswa sekalipun tidak memahami nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan dan apa itu wawasan kebangsaan.

Untuk itu kata Jedison, pembekalan terkait wawasan kebangsaan dan sikap nasioanlisme sangat penting sebab dengan dihapusnya penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) nilai-nilai tersebut seakan luntur dan hilang dalam kehidupan generasi mjuda.

‘Ini penting agar generasi muda memiliki rasa nasionalisme sehingga tidak akan terpengaruh dengan masukanya paham-paham radikal dan nilai-nilai negatif yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa,” tuturnya.

Kegiatan  tersebut  dilakukan mulai dari pemberian materi makna dari butir-butir Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika serta Bela Negara. Diharapkan lewat kegiatan ini para mahasiswa bisa memahami tentang pentingnya cinta  tanah air dan jiwa nasionalisme, dapat tertanamkan pada diri masing-masing mahasiswa sebagi generasi penerus bangsa ini.

Lihat juga...