Bulog : Jika Harga Naik, Kita Masuk ke Pasar

PADANG — Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Sumatera Barat (Sumbar) akan terus memantau harga-harga pangan menjelang Idul Adha 1438 Hijryah. Meski hingga hari ini harga pangan  pada sejumlah pasar di Sumbar tergolong normal, Bulog menyatakan akan masuk ke tingkat pasaran, apabila ditemukan harga pangan yang dijual dipasaran melebih harga kewajaran.
Kepala Bulog Divre Sumbar Benhur Ngkaimi menegaskan saat ini stok pangan seperti cabe merah, bawang merah, bawang putih, beras, gula, dan yang lainnya, sangat tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyambut Idul Adha yang jatuh pada 1 September 2017 mendatang.
“Untuk beras yang tersimpan di Gudang Bulog sampai saat ini ada sekira 18 ribu ton. Sementara gula mencapai 5.000 ton. Artinya, masyarakat tidak perlu lagi khawatir untuk kebutuhan pangan ini,” ucapnya, Selasa (29/8/2017).
Dengan demikian, Benhur menyatakan jika ada harga cabe merah melebihi harga Rp25.000 per kilogramnya, maka Bulog akan masuk ke pasar untuk mengendalikan harga. Begitu juga tentang bawang merah, jika melebihi dari harga Rp30.000 per kilogramnya, Bulog juga masuk, karena kondisi yang demikian, akan menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pangan.
Kepala Bulog Divre Sumbar Benhur Ngkaimi tengah diwawancarai awak media di ruang rapat Kantor Bulog Divre Sumbar/Foto: M. Noli Hendra
Ia juga menyebutkan, strategi pengendalian harga pada Idul Adha ini akan sama yang dilakukan pemerintah pada perayaan Idul Fitri kemarin. Sebab, berdasarkan situasi Idul Fitri kemarin, harga kebutuhan pangan di Sumbar sangat terkendali, dan tidak ada muncul gejolak harga.
“Sebenarnya yang membuat gejolak harga itu ialah munculnya kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan pangan. Sehingga memilih untuk membeli kebutuhan melebihi kebutuhan sehari-hari. Akibatnya muncul permainan harga, dan ujung-ujungnya harga jadi naik. Padahal stok nyaman dan tidak perlu dikhawatirkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Zaimar mengatakan, untuk pasokan cabe merah ke sejumlah pasar di Sumbar mencapai 80 ton, baik itu cabe Jawa maupun cabe lokal.
“Hari ini harga cabe merah di pasaran mula dari Rp20.000 hingga Rp25.000 per kilogramnya. Mengingat Idul Adha tinggal beberapa hari lagi, kondisi harga pangan yang terjadi hari ini sudah cukup normal,” ucapnya.
Zaimar juga mengatakan, semenjak menjelang Idul Fitri hingga hari ini harga-harga pangan disejumlah pasar di Sumbar tergolong aman dan normal. Untuk itu, ia memperkirakan pada Idul Adha ini harga-harga pangan tidak akan terjadi gelok. Apalagi, Bulog akan terus memantau kondisi harga pangan di pasaran, tentunya menjadi peran yang berarti untuk mengendalikan harga pangan.
Lihat juga...