SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, meminta agar setiap pembangunan dan pengembangan desa, memperhatikan kearifan lokal yang ada di setiap daerah.
“Membangun desa dengan tanpa pernah meninggalkan kearifan lokal, sehingga desa menjadi maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakat meningkat, sumber daya manusia semakin berkualitas, mandiri, punya spiritualitas tinggi, kreatif, inovatif, serta berkarakter kebangsaan yang kuat,” katanya di Semarang, Kamis (6/7/2017).
Wagub menegaskan, Pemerintah Provinsi Jateng mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang bukan semata membangun sarana fisik untuk rakyat, tapi juga membangkitkan semangat gotong-royong dan kepercayaan diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki, serta siap menghadapi berbagai ancaman dan tantangan di masyarakat.
Menurut dia, TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa pentingnya semangat gotong royong membangun bangsa. “Semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide, gagasan, tenaga, keterampilan, serta berkontribusi berupa materi maupun kebendaan lainnya,” ujarnya.
Wagub juga menyebutkan, dalam kebersamaan dan kegotongroyongan yang terus dikembangkan, banyak kemudahan yang didapat untuk mengatasi persoalan kini maupun yang akan datang.
Karena itu, semua pihak diharapkan bersama-sama menorehkan karya bernilai kebaikan dan membahagiakan, mampu mengurai benang kusut atau persoalan dengan solusi tepat dan menyejahterakan.
Wagub juga mengatakan, program pemugaran rumah tidak layak huni (RTLH), jambanisasi, atau sanitasi yang merupakan upaya meningkatkan derajat kehidupan masyarakat yang lebih layak dan sehat termasuk dalam kegiatan TMMD.
Ada pula upaya-upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan, program edukasi masyarakat tentang nasionalisme, ancaman terorisme, radikalisme, serta bahaya narkoba. “Ini sangat penting dan strategis di tengah berbagai persoalan kebangsaan kita dewasa ini. Mari kita sengkuyung (dukung –red) program pembangunan yang menyejahterakan masyarakat desa,” katanya. (Ant)