Sekjen Kemenhub: Jika Tidak Penting Masuk Kerja Senin, Sebaiknya Tunda Arus Balik
LAMPUNG — Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Sugihardjo terus melakukan pemantauan kondisi terkini arus balik Hari Raya Idul Fitri 2017 (1438 Hijriyah) di sejumlah pusat layanan mudik di sisi darat.
Titik yang dipantau ialah Terminal Rajabasa di Bandarlampung, terminal kedatangan Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dan di sisi laut sejumlah dermaga dan loket penjualan tiket pejalan kaki.
Sugihardjo yang pada Jumat malam (30/6) meninjau Pelabuhan Merak Provinsi Banten dilanjutkan meninjau kesiapan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni menyebut secara keseluruhan ia menyebut layanan arus balik pada tahun ini cukup lancar dari sisi darat dan sisi laut.
Sugihardjo yang menyebutkan puncak arus balik yang terjadi pada Sabtu (1/7) untuk pemudik pejalan kaki,kendaraan roda dua akan berangsur terurai dengan kepulangan para pemudik melalui arus balik dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa menggunakan moda transportasi laut kapal roll on roll off (Roro).
Berdasarkan presentase pemudik arus balik yang sudah kembali mencapai 46 persen hingga Sabtu siang dengan asumsi masih banyak pemudik yang belum kembali ke Pulau Jawa.
“Kami menghimbau kepada para pemudik jika tdak ada urgensi untuk masuk kerja hari Senin sebaiknya menunda terlebih dahulu untuk balik bahkan jika masih memiliki waktu libur hingga pekan depan,” terang Sugihardjo didampingi oleh Edy Hermawan selaku General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni saat diwawancarai sejumlah media di terminal kedatangan Pelabuhan Bakauheni, Sabtu petang (1/7/2017)
Himbauan tersebut diakuinya dengan masuknya siswa sekolah pada pekan depan Senin (10/6) sehingga masyarakat tidak perlu memaksakan untuk kembali ke Jawa dengan tidak adanya urgensi atau kepentingan yang mendesak sehingga tidak ikut menyumbang kemacetan.
Ia menyebut tren kepulangan arus balik pejalan kaki terjadi sejak pagi jam mulai pukul 9.00 WIB hingga sekitar pukul 13.00 WIB, sementara tren pemudik dengan kendaraan roda dua terjadi pada pagi hingga sore dan roda empat pada malam hingga dini hari.
”Kita sudah koordinasikan dengan Polda Lampung dengan diskresi untuk menyiapkan kantong parkir di sejumlah titik dan penggunaan jalan tol Sumatera untuk rekayasa lalu lintas menuju Pelabuhan Bakauheni,” ujar Sugihardjo.
Selain belum keseluruhan pemudik arus balik kembali ke Pulau Jawa dari pantauan Sugihardjo bersama tim Kemenhub di sepanjang Jalan Lintas Sumatera tidak terjadi kemacetan yang sangat panjang meski kecepatan kendaraan sangat rendah namun terpantau ramai lancar menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung. Lalu lintas juga diakuinya masih didominasi kendaraan pemudik dan belum adatruk non sembako melintas.
Di sisi pelayanan laut oleh PT ASDP baik Pelabuhan Bakauheni maupun Pelabuhan Merak tebrilang lancar. Mulai penyiapan sebanyak 6 pasang dermaga 6 di Bakauheni dan Merak dengan sebanyak 36 kapal roro dan waktu perjalanan kapal selama 90 menit dan waktu bongkar muat selama 45 menit dengan perhitungan kondisi cuaca.
Berdasarkan pantauan Cendana News hingga pukul 16.45 WIB pada H+5, Sabtu petang (1/6) sesuai data lebaran tahun 2017 tercatat sudah diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak sebanyak 49.915 penumpang dengan rincian sebanyak 36.595 penumpang dalam kendaraan,13.320 penumpang pejalan kaki.
Sementara kendaraan roda dua sebanyak 7.581 unit diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak dan sebanyak 4.230 unit kendaraan roda dua diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak