KUALA LUMPUR – Sebanyak 1.476 TKI ilegal ditahan oleh Imigrasi Malaysia atau 28,53 persen dari total 5.173 pekerja ilegal yang ditahan di negara tersebut. “Mulai 1 Juli hingga 26 Juli, Jawatan Imigrasi Malaysia telah mengadakan 1.272 operasi mega di seluruh negara,” ujar Ketua Pengarah JIM, Datuk Seri Mustafar Ali, di Kuala Lumpur, Kamis (27/7/2017).
Ia menyebut, dari total 5.173 orang pekerja ilegal, selain TKI, juga terdapat 1.520 warga Bangladesh, berikutnya Myanmar sebanyak 429 orang, Vietnam 285 orang, Thailand 206, Filipina 261, dan sisanya negara lain. Mereka yang ditahan Jabatan Imigrasi Malaysia (JIM) dalam Operasi Mega. Operasi ini untuk memburu majikan dan pendatang asing tanpa izin (PATI) yang mengabaikan pendaftaran dalam Program E-kad.
“Sebanyak 17.955 orang telah diperiksa dan hasilnya sebanyak 5.173 PATI dari berbagai warga negara ditahan atas berbagai kesalahan imigrasi,” katanya.
Selain itu, 108 majikan turut ditahan dan 367 orang diberi surat peringatan untuk hadir memberi keterangan dalam waktu dekat.
Mustafar mengatakan, JIM telah mengambil langkah proaktif dengan mengadakan pertemuan dan perbincangan dengan beberapa kedutaan, di antaranya Bangladesh, India, Indonesia, dan Nepal.
“Inisiatif ini dilaksanakan untuk memperjelaskan usaha yang dilakukan serta langkah-langkah yang perlu diambil oleh majikan dan pekerja setelah tampat tempo pendaftaran E-kad,” katanya.
Bagi majikan yang gagal mendaftarkan pekerja asing mereka, pihaknya mengharapkan agar mereka diantar pulang melalui Program Serah Diri secara Sukarela (Program 3+1) dan yang mengelak akan dikenai tindakan undang-undang, termasuk pendakwaan.
Melalui program tersebut, kata dia, PATI dapat pulang ke negara asal melalui cara yang teratur dan mengikut undang-undang. Ia menyebut, sejak 4 Januari 2017 hingga 25 Juli 2017 sebanyak 125.061 PATI telah pulang ke negara asal melalui Program 3+1 tersebut.
JIM akan melakukan operasi secara terus-menerus tanpa henti dalam memutuskan rantai kesalahan, termasuk melaksanakannya bersama instansi yang lain. (Ant).