Papua Barat Diharapkan Jadi Masa Depan Pertanian

MANOKWARI – Provinsi Papua Barat, digadang-gadang akan menjadi masa depan bagi sektor pertanian nasional.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Papua Barat, Hippolytus TAA, mengatakan, beberapa waktu lalu Menteri Pertanian berkunjung ke Papua Barat. Sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. “Kita masih punya lahan yang cukup luas. Banyak lahan-lahan tidur yang belum dimanfaatkan,” katanya.

Menurut dia, segala macam tanaman pangan tumbuh subur di wilayah Papua Barat. Pemerintah pusat memiliki harapan besar terhadap Papua Barat dalam pengembangan pertanian. Selain padi, masyarakat petani lokal selama ini telah mengembangkan berbagai tanaman pangan lokal. Keahlian itu sudah dimiliki secara turun-temurun.

“Ini yang harus kita dampingi terus. Masyarakat masih menerapkan pola tradisional dan belum bisa memproduksi dalam skala yang lebih besar untuk mencukupi kebutuhan pasar,” ujarnya.

Masyarakat sudah harus berfikir maju dan memiliki orientasi pasar. Berbagai komoditas seperti buah-buahan, jagung, ubi-ubian dan sayur-mayur produksi petani di daerah tersebut bisa merebut peluang pasar. “Di beberapa negara Eropa, jagung menjadi makanan pokok. Informasi ini belum sampai di kalangan petani kita,” ujarnya.

Dia mengutarakan, pemerintah pusat memberi perhatian serius terhadap pengembangan sektor pertanian di Papua Barat. Gubernur pun merespon baik dan berniat mendorong petani, agar lebih serius dan berfikir maju.

“Profesi petani jangan dianggap sepele. Petani juga bisa sukses, termasuk para petani kita, karena mereka rata-rata punya lahan yang cukup luas,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...