CENDANA TV – Penambangan di Kota Sawahlunto pada zaman penjajahan hingga kemerdekaan lebih didominasi oleh tambang dalam. Penggalian lubang ke perut bumi menggunakan tenaga manusia menjadi salah satu pilihan untuk mengeluarkan “mutiara hitam, salah satunya loebang loento dua yang akan segera menghiasi pariwisata Sawahlunto. Dalam perencanaan, wisatawan akan diajak berkeliling di dalam lubang dengan menggunakan lokomotif pengangkut penumpang, serta diisi dengan infrastruktur tambahan lainnya.
Tren
- KDMP: Pangan, Transmigrasi dan Daerah 3T
- MBG Watch: Platform Pengawasan Digital
- KDMP: Offtaker dan Penggilingan Padi
- MBS Yogyakarta Gelar Ta’aruf Akbar, Perkenalkan Potensi Pesantren dan Santri dari Seluruh Indonesia
- Kasus Jaksa Febri: Cukup Dua Alat Bukti atau Wajib Diperiksa?
- KDMP & Centralized Financial Reporting System
- Eks Jampidsus Febri, Cacat Kewenangan dan Sprindik Baru
- Presiden Prabowo dan Teori “Bocor”
- Supaya Rabi Bukan Seloroh, Cicipilah Serabi di Dapur Yu Saroh: Ketika Mitos Jawa, Serat Centhini, dan Harumnya Serabi Dapur Yu Saroh Menyatu dalam Sepiring Kebahagiaan
- Perampasan Aset di Berbagai Negara
Sebelumnya
Selanjutnya
Lihat juga...