Kemenag Ingatkan Warga Gunakan Medsos dengan Bijak

SAMPIT  – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, H Samsudin, menyerukan masyarakat untuk cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial.

“Jangan sampai media sosial membawa mudarat bagi diri sendiri dan orang lain. Jangan digunakan untuk hal negatif, apalagi untuk memprovokasi dan menimbulkan perpecahan,” kata Samsudin di Sampit, Kamis (6/7/2017).

Dia mengaku prihatin dengan banyaknya pengguna media sosial yang mengabaikan norma. Berbagai kata-kata yang tidak pantas, dengan mudah terlontar, sehingga sering memicu permusuhan. Tidak jarang muncul informasi provokatif terkait suku, agama, ras dan antargolongan. Hal sensitif ini seharusnya tidak dipertentangkan, apalagi ditujukan untuk memprovokasi masyarakat.

Samsudin meminta masyarakat untuk tidak memuat pesan atau informasi yang bernada provokasi. Masyarakat juga diminta tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang mungkin sengaja ditebar pihak tertentu yang ingin mengganggu kerukunan dan persatuan bangsa.

“Jangan mau diadu domba oleh pihak lain yang ingin kita terpecah-belah. Jangan mau disulut perpecahan, apalagi dengan isu agama. Kita harus waspada, karena banyak pihak yang ingin mengadu domba kita,” kata Samsudin.

Hingga saat ini, kerukunan hidup beragama di Kotawaringin Timur sangat bagus. Toleransi tinggi selalu terjaga dan semua pihak menyadari, bahwa keberagaman bukan untuk dipertentangkan, tetapi justru bisa memupuk dan memperkuat persatuan.

Kotawaringin Timur sudah ditakdirkan dihuni oleh masyarakat dari beragam suku dan agama. Perbedaan ini tidak boleh menjadi perselisihan dan konflik karena semua masyarakat hidup dalam persaudaraan. (Ant)

Lihat juga...