NABIRE – Nampak di ruang tunggu mess salah satu perusahaan tambang itu telah dibuat sebuah papan sepanjang kurang lebih satu meter setengah, dibuat khusus untuk mendudukkan telepon genggam agar mendapat sinyal guna menerima maupun menelepon keluar.
Minimnya sarana komunikasi radio, membuat karyawan-karyawan perusahaan tambang itu menaruh harapan informasi dari luar melalui sinyal rak seluler. Salah satunya, pekerja tambang ini, Mariko (31) pria asal Ternate, Maluku Utara yang kerap kali manfaatkan rak tersebut untuk melepas kangen dengan keluarga mapun kerabatnya.
Enam bulan lalu, dirinya tiba di lokasi tambang ini, sedikit putus asa lantaran tak adanya sinyal telepon seluler maupun radio komunikasi lainnya di penampungan karyawan yang ia tempati. Namun, dirinya sedikit lega karena melihat karyawan lainnya memegang telepon genggam dan mengaktifkan panggilan keluar.
Di sela-sela aktifitas tambangnya, sudah pasti yang ia lakukan yakni menaruh telepon genggam miliknya ke rak sinyal HP untuk menerima sebuah pesan ataupun panggilan masuk dari luar, terutama keluarganya di Ternate.
“Saya gunakan kartu Telkomsel. Sering telepon keluarga adik, kakak, mama dan bapak dari base camp ini,” kata Riko sapaan akrabnya saat berbincang-bincang dengan tim Cendana News, Selasa (11/7/2017).
Ia mengaku sinyal HP dengan provider yang digunakannya kerap kali naik turun, namun ia syukuri hal itu sangatlah baik, walaupun tak dapat menggunakan internetan seperti biasanya di pusat kota Nabire.

“Paling sering sinyal naik siang dan malam, kalau pagi kadang ada kadang tidak ada. Tapi ini sudah syukur daripada blank,” tuturnya.
Sementara masyarakat yang sering mendulang secara tradisional di sekitaran kali Mosairo kadang kala mencari titik-titik tertentu untuk mendapatkan sinyal, salah satunya Stela warga Kampung Nifasi. Menurutnya, sinyal HP di kali Mosario memang tidak ada, kalaupun ada itupun sangat jarang didapat.
“Memang sinyal disini kadang ada, kadang tidak ada. Nanti kalau saya mau telepon, pasti cari tempat yang ada sinyalnya. Terus kalau sudah dapat, beri tanda lokasinya, jadi besok bisa kembali kesitu lagi,” kata Stela.