Gubernur Sumbar Berharap PKK Mampu Wujudkan Ketahanan Keluarga

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap betul kepada Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), agar mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk mewujudkan ketahanan keluarga hingga ke daerah perdesaan.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, mengatakan, sejauh ini hal yang telah dilakukan oleh PKK sudah cukup bagus, karena keberadaan PKK sudah bisa menjangkau daerah di pedesaan, untuk menerapkan 10 program PKK guna mewujudkan keluarga Sumatera Barat yang sehat dan sejahtera.

“Teknologi padat karya juga bisa diimplementasikan dalam kehidupan keluarga, agar dapat disesuaikan dengan aspek-aspek lingkungan, kebudayaan, sosial dan ekonomi pada masyarakat,” kata Irwan, saat membuka acara Puncak Jambore Kader PKK Berprestasi dan Gelar Teknologi Tepat Guna Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017 di Lapangan Kantin Kota Bukittinggi, Selasa (18/7/2017).

Irwan menilai, jika ketahanan keluarga sudah bisa menjangkau hingga ke pedesaan, maka secara perlahan-perlahan kesejahteraan keluarga itu akan terwujud, dan tentunya dampaknya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat yang ada di daerah bersangkutan.

“Jika semua masyarakat bisa dibina, maka soal kekerasan dalam keluarga bisa diminimalisir. Tentunya, hal inilah yang pemerintah harapkan kepada kader PKK di masing-masing daerah hingga ke pedesaannya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PKK Provinsi Sumbar, Nevi Zuairina, menjelaskaan sepanjang tahun ini dan hingga bulan ketujuh, para kader PKK telah sukses melaksanakan berbagai kegiatan peningkatan kinerja kelompok dasawisma dalam mencapai keluarga sejahtera.

“Kegiatan tersebut antara lain menyalurkan bantuan biaya hidup bagi 100 Kepala Keluarga masing-masing mendapat Rp250.000, 100 paket sembako untuk warga miskin, 5,000 Ekor bibit ikan serta 200 batang bibit buah,” jelas istri dari Irwan Prayitno, tersebut.

Namun, menurut Nevi, sebagai upaya untuk memaksimalkan kegiatan PKK hingga ke pedesaan, perlu adanya anggaran dana yang dibantu langsung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Hal tersebut tentunya akan mampu menunjang kinerja kader PKK, mengingat kondisi di pedesaan butuh cukup tenaga dan waktu untuk dibina dalam hal mewujudkan keluarga yang sejahtera.

Lihat juga...