Dana Desa Berkontribusi Terhadap Penurunan Kemiskinan Pedesaan NTB
MATARAM — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa (DPMPD), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rusman menilai keberadaan Dana Desa turut berkontribusi menurunkan angka kemiskinan di daerah pedesaan.
Penilaian tersebut didasarkan atas hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS) NTB beberapa hari lalu yang merilis angka kemiskinan tingkat pedesaan mengalami penurunan jauh lebih rendah, dibandingkan angka kemiskinan pada masyarakat perkotaan.
“Semenjak keberadaan DD, Alhamdulillah pada Maret 2017 angka kemiskinan di pedesaan mengalami penurunan dibandingkan Maret 2016 di bandingkan masyarakat perkotaan,” kata Rusman di Mataram, Jumat (21/7/2017).
Dimana pada Maret 2016, angka kemiskinan sebesar 15,17 persen, pada Maret 2017 menjadi 14,89 persen. Sementara untuk masyarakat perkotaan, pada Maret 2016 18,20 persen, naik menjadi 17,53 persen.
Berdasarkan data tersebut, pihaknya terus berupaya mendorong penggunaan DD semaksimal mungkin untuk terus berupaya ikut mendorong angka kemiskinan, baik melalui program pembangunan maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Pada 2017 sendiri mencapai 865 miliar dan pada pencairan tahap pertama baru terealisasi sekitar 60 persen dari total anggaran yang ada,” katanya.
Diakui Rusman sampai saat ini masih ada sejumlah desa di Kabupaten yang melakukan pencairan DD, karena sampai sekarang belum menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan (LPK). Selain itu ada juga Kades bermasalah hukum dan itu diberikan waktu menyerahkan sampai 24 Juli 2017.