Tiga Damkar Dikerahkan Padamkan Api Akibat Kebakaran di SPBU Katibung

LAMPUNG—Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung Selatan akibat kendaraan tanki kendaraan pembawa bahan bakar jenis solar yang nyaris bertabrakan dengan sebuah minibus.

Menurut kepala unit kecelakaan lalu lintas Satlantas Polres Lamsel, Inspektur Jon Lozi saat dikonfirmasi Cendana News memastikan bahwa bukan stasiun pengisian bahan bakar umum (spbu) Desa Tanjung Ratu Kecamatan Katibung.

Mengkonfimasi pemberitaan sebelumnya kejadian terbakarnya plang SPBU Katibung tersebut memang benar tepat di depan SPBU meski bermula dari kecelakaan lalu lintas.

Truk tanki berisi bahan bakar minyak sebesar 16 Kilo Liter tersebut ungkap Iptu Jon Lozi berimbas pada tumpahnya minyak yang mengalir ke selokan dan tersulut api berimbas terbakarnya sebuah warung tepat di depan spbu Katibung tersebut.

Mobil tangki dari Bandarlampung yang sempat menghindari sebuah minibus dari arah pom bensin tersebut langsung oleng dan terguling mengakibatkan bahan bakar tumpah.

“Petugas pemadam kebakaran segera memadamkan api dan petugas polisi langsung melakukan pengalihan dari Jalinsum ke simpang tugu topeng dan diarahkan ke simpang bayur,” terang Kepala Unit Lakalantas Satlantas Polres Lampung Selatan Iptu Jon Lozi saat ditemui Cendana News.

Jon Lozi menerangkan pemadaman yang sempat memadamkan api pada kendaraan yang terbakar di depan plang spbu dan di dekat lokasi bunker penimbunan solar. Lalu lintas yang sempat macet sepanjang satu kilometer akibat proses pengalihan jalur segera teratasi setelah sebanyak enam personil Satlantas Polres Lampung Selatan dikerahkan.

Pengemudi yang saat ini mengalami luka luka ungkap Iptu Jon Lozi saat ini sedang menjalani proses perawatan di Puskesmas rawat inap Katibung. Hingga saat ini ia menyebut akibat kecelakaan lalu lintas berimbas terbakarnya plang depan SPBU tersebut masih mengakibatkan padamnya listrik akibat terputusnya kabel milik PLN yang tepat berada di atas mobil tanki terbakar tersebut.

Imbas lainnya,  sebuah warung milik Riyanto warung Magelang terbakar akibat aliran bahan bakar yang tersulut api dan menghanguskan warung di tepi Jalinsum tersebut.

Sementara itu dilokasi terbakarnya truk di depan  SPBU Katibung Rully Fitriansah selaku kepala seksi pemadam kebakaran Satpol PP dan Damkar Lamsel menyebut proses pemadaman dilakukan dengan mengerahkan sebanyak dua unit mobil damkar dibantu oleh satu unit armada mobil pemadam kebakaran dari PLN Tarahan.

“Kita kerahkan dua unit mobil damkar dibantu satu unit damkar dari PLN Tarahan karena lokasi yang terdekat dengan stasiun pengisian bahan bakar umum tersebut,”terangnya.

Ia menyebut untuk dua unit mobil damkar dari Satpol PP Damkar dikerahkan dengan masing masing sebanyak masing masing 5.000 liter air atau 10 .000 liter air untuk memadamkan api. Ia menyebut setelah proses pemadaman dilakukan selanjutnya proses pengaturan lalu lintas dikoordinasikan dengan Satlantas Polres Lampung Selatan.

Umi, salah satu pemilik warung di depan SPBU Desa Tanjungratu Katibung tersebut mengaku saat kebakaran berlangsung segera menyelamatkan diri dari rumahnya dengan berlari ke arah belakang akibat api yang semakin membesar dan ia baru berani kembali ke rumahnya setelah petugas damkar memadamkan api yang membakar plang spbu tersebut.

Sementara itu petugas spbu Katibung yang enggan disebut namanya menyebut akibat kejadian kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan plang spbu terbakar berimbas spbu tak beroperasi meski banyak pemudik dan warga berniat mengisi bahan bakar.

Kanit Laka Satlantas Polres Lampung Selatan Iptu Jon Lozi dan anggota melakukan pemeriksaan di TKP kecelakaan berimbas kebakaran
Lihat juga...