JUMAT, 16 JUNI 2017
MALANG — Ratusan tugas akhir dan karya desain mahasiswa Desain Vokasi Universitas Brawijaya (UB) kembali dipamerkan dalam gelaran acara Mad Fest 2017 di gedung Samantha Krida UB. Kegiatan akan berlangsung selama dua hari (16-17/6/2017), kali ini mengangkat tajuk Evolusee.
![]() |
| Suasana pameran Mad Fest. |
Ketua Pelaksana, Ahmad Rizkiawan, menjelaskan, bahwa sebenarnya tema Evolusee sendiri terdiri dari dua kata, yaitu evolusi (perubahan atau perkembangan) dan see (melihat).
“Jadi dalam pameran ini para pengunjung diajak untuk melihat apa evolusi di dalam desain,” jelasnya kepada Cendana News, Jumat (16/6/2017).
Lebih lanjut Rizki mengatakan, bahwasannya Mad Fest merupakan kegiatan rutin tahunan untuk mewadahi sekaligus bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa Desain Vokasi UB yang diwujudkan dalam bentuk pameran karya. Terdapat sebanyak 78 stan guna mempertontonkan berbagai karya desain komunikasi visual dan desain interior berupa games, aplikasi, desain logo, desain produk, hingga desain interior.
![]() |
| Ahmad Rizkiawan. |
Menurut Rizki, manfaat diadakannya acara semacam ini bagi mahasiswa sendiri adalah kesempatan untuk memperkenalkan karya-karya mereka kepada masyarakat sehingga bisa memotivasi mahasiswa untuk terus berkarya dan meningkatkan kemampuan dalam mendesain sesuatu. Sedangkan manfaat bagi masyarakat sendiri yakni mereka bisa mengetahui cara memecahkan masalah secara visual.
“Melalui acara Mad Fest, harapannya bisa menginspirasi banyak orang dan siapa pun yang melihat agar bisa terinspirasi oleh apa yang dirasakan dari desain itu sendiri,” ungkapnya.
Selama dua hari penyelenggaraan, ditargetkan 3-4 ribu pengunjung yang akan datang ke acara Mad Fest.
Sementara itu, Ketua Bidang Keahlian Desain, Debri, mengaku, sangat mengapresiasi gelaran acara Mad Fest. Ia berharap, acara rutin tersebut bisa terus berlanjut dan ke depan bisa lebih baik lagi.
![]() |
| Salah satu karya desain yang ditampilkan. |
“Kami sangat mengapresiasi acara Mad Fest dan berharap agar ke depan penyelenggaraannya bisa semakin baik. Jadi tidak hanya gebyarnya saja, tetapi lebih kepada manfaat Mad Fest sendiri bagi mahasiswa desain seperti apa,” pungkasnya.
Disebutkan, selain pameran karya mahasiswa, dalam acara Mad Fest juga terdapat agenda talk show dan workshop. {Agus Nurchaliq/Satmoko/Foto: Agus Nurchaliq}
Source: CendanaNews


