KENDARI — Polres Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengantisipasi jalur mudik melalui transportasi laut yang menghubungkan dengan Kabupaten Wakatobi.
Kabid Humas Polda Sultra AKBP Sunarto di Kendari, Jumat, mengatakan puncak mudik melalui penyeberangan kapal feri rute Lasalimu (Buton)- Wanci (Wakatobi) terjadi pada H-2 lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah.
“Penyeberangan Lasalimu – Wanci diprediksi padat pemudik karena jalur alternatif yang menghubungkan Buton, Kota Bau Bau, Buton Utara, Konawe Selatan dan Kota Kendari,” kata Sunarto yang juga mantan Kapolres Bau Bau.
Pemudik dari dan ke Kabupaten Buton juga dapat memanfaatkan sarana kapal rakyat yang menjangkau seluruh wilayah di daerah tersebut.
“Kepolisian mengimbau pemilik kapal dan calon penumpang yang menggunakan jasa kapal rakyat untuk bersama-sama menjaga keselamatan selama perjalanan mudik lebaran,” katanya.
Pemilik kapal hendaknya tidak mengangkut barang dan penumpang melebihi kapasitas atau sebaliknya calon penumpang tidak memaksakan diri untuk berangkat demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Jajaran Polres Buton mengoptimalkan pelayanan dalam suasana Puasa Ramadan dan Idul Fitri 1438 H dengan mendirikan 10 pos pengamanan, antara lain di Pasar Sabho, Pasar Kaloko Takimpo, Lasalimu, Batauga, dan Pertigaan Wakoko dan Pasarwajo.
Polres Buton bermitra dengan TNI, generasi muda pramuka, petugas medis dan utusan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam melayani masyarakat (Ant)