Beri Kenyamanan Pemudik, Personel TNI AL Disiagakan di Pintu Penjemputan Bakauheni

LAMPUNG — Puluhan personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Lanal Lampung, Polres Lampung Selatan, Kodim 0421/Lampung Selatan, Satpol Pamong Praja ikut terlibat mengamankan kondisi di Pelabuhan Bakauheni, khususnya bagi penumpang pejalan kaki yang baru turun dari kapal setelah melakukan perjalanan menggunakan kapal laut.

Kepala regu pengamanan organik TNI AL dari Lanal Lampung di Pelabuhan Bakauheni, Kopral Kepala Rofiq Baidowi menyebutkan, khusus di ruang penjemputan disiagakan sebanyak 20 personel dengan dua grup.

Kopka Rofiq menyebutkan, hal tersebut mengantisipasi penumpang turun dari kapal yang ditarik-tarik oleh para pencari penumpang (penyengget) baik yang ada di gangway hingga di terminal kedatangan Pelabuhan Bakauheni. Selama ini kerap ada keluhan dari penumpang turun dari kapal yang ditarik tarik oleh penyengget, selain mengarahkan penumpang ke kendaraan bus, travel juga kendaraan angkutan pedesaan.

“Selain disiagakan dalam pos pelayanan arus mudik lebaran kita juga sudah bertugas di pelabuhan Bakauheni secara organik mengamankan kawasan Pelabuhan Bakauheni di beberapa titik penting terutama dermaga hingga area terminal,” terang Rofiq Baidowi di pintu penjemputan Pelabuhan Bakauheni, Selasa (20/6/2017)

Personel tambahan dari Kodim 0421/ Lampung Selatan juga disiagakan sebanyak 4 orang yang diperbantukan selama arus mudik secara bergilir selama angkutan mudik hingga arus balik dibantu oleh puluhan petugas relawan dari sentra komunikasi (Senkom) mitra Polda Lampung. Para petugas tersebut disiagakan hingga angkutan lebaran H+5 lebaran atau saat arus balik berlangsung.

Kopka Rofiq menyebutkan, kedatangan penumpang pejalan kaki setiap bongkaran kapal atau turun dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni terjadi setiap satu jam sekali atau bahkan lebih cepat karena selama arus mudik waktu pelayaran kapal (sailing time) dipercepat. Kondisi tersebut semakin diantisipasi oleh petugas dengan melakukan penjagaan di sekitar area terminal untuk menghindari penumpang ditarik oleh para penyengget atau pengurus.

Selain itu tugas TNI AL Lanal Lampung serta personil gabungan juga mengantisipasi penumpang yang terpisah dari kendaraan, keluarga atau tersesat karena pertama kali tiba di Pulau Sumatera. Koordinasi dilakukan dengan pihak ASDP Bakauheni dan juga pihak Serikat Transportasi Indonesia cabang Bakauheni untuk mengantisipasi penumpang terpisah dengan kendaraan khususnya bus.

Lihat juga...