Pengunjung Membludak, Spot Foto Kalibiru Dibatasi

YOGYAKARTA – Banyaknya wisatawan yang berlibur ke kawasan wisata Kalibiru, Kabupaten Kulonprogo, membuat pihak pengelola membatasi pengambilan spot foto  bagi pengunjung. Pengambilan spot foto bahkan sudah ditutup sejak siang hari. Hal itu dikarenakan banyaknya antrian foto hingga mencapai 5 jam.

“Sejak hari kedua lebaran, pengambilan foto di 7 titik spot foto kita batasi hanya sampai pukul satu siang. Karena kan harus antri. Jadi, tidak bisa melayani semua. Antrian foto pada hari Senin dan Selasa bahkan sampai 4-5 jam,” ujar Sekretaris Pengelola Wisata Kalibiru, Sadali.

Tak hanya membatasi pengambilan spot foto, pihak pengelola wisata Kalibiru juga menerjunkan 340 petugas, 40 orang di antaranya khusus ditugaskan untuk mengatur lalu lintas jalan menuju lokasi wisata. Sempitnya jalan serta kondisi jalan yang menanjak membuat petugas menerapkan sistem buka tutup bagi kendaraan yang menuju arah Kalibiru.

Pengunjung antri di pintu masuk Kalibiru.-Foto: Jatmika

“Karena jalan sempit dan menanjak. Maka, kita lakukan  buka tutup. Petugas mengatur mobil pribadi masuk atau keluar satu per satu. Karena jika sampai berpapasan akan sangat berbahaya,” katanya.

Sementara itu, selama masa libur lebaran ini tiket masuk kawasan Kalibiru Kulonprogo mengalami kenaikan tarif. Jika semula setiap pengunjung dikenai tarif Rp5.000, maka pada libur lebaran ini tarif naik menjadi Rp10.000 per orang.

Tarif parkir juga naik, dari semula Rp1.000  menjadi Rp3.000 untuk motor. Sedangkan untuk mobil pribadi naik dari Rp5.000 menjadi Rp10.000. Kenaikan ini berlangsung selama masa libur lebaran hingga H+7, mendatang.

“Untuk tarif foto di spot yang disediakan tidak ada kenaikan, tetap Rp10-15ribu per orang. Sedang untuk pengambilan foto tetap Rp5.000 per foto,” jelasnya.

Menurut Sadali, dengan jumlah pengunjung 3.000 orang per hari, pihak pengelola minimal mendapat pemasukan hingga Rp30 juta. Itu belum termasuk dari jasa foto maupun parkir kendaraan para wisatawan.

Mela, pengunjung Kalibiru. -Foto: Jatmika

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Mela, asal Purworejo, Jawa Tengah, mengaku jauh-jauh datang ke Kulonprogo untuk berlibur ke Kalibiru. Ia datang bersama keluarga, salah satunya untuk mengabadikan foto di salah satu spot yang disediakan.

“Saya datang ke sini jam satu siang, tapi ternyata spot foto sudah ditutup. Ya, sudah tidak jadi naik. Tidak apa-apa. Sekedar melihat pemandangan saja,” katanya.

Lihat juga...