Pasca Terorisme Sumut, Polda Sulut Perketat Setiap Markas
MANADO – Pasca serangan kelompok teroris di Polda Sumatra Utara (Sumut) yang menewaskan seorang anggota Kepolisian setempat pada Idul Fitri kemarin, Polda Sulawesi Utara (Sulut) terus memperketat penjagaan di seluruh markas Kepolisian di Wilayah Sulut.
Kapolda Sulut Irjen Pol. Bambang Waskito menegaskan, peningkatan penjagaan di markas Kepolisian merupakan atensi dan perintah langsung Kapolri Jenderal Tito Karnavian, pasca teror yang menimpa Polda Sumut pada 25 Juni, dini hari lalu.
Bambang mengatakan, penjagaan ekstra dilakukan bukan hanya di Polda Sulut, tapi di seluruh Polres, Polsek hingga ke pos Kepolisian setempat. Selain untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi juga untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat dan jajaran Kepolisian yang bertugas.
“Ini adalah bentuk antisipasi dan waspada agar kejadian serupa tidak terjadi di daerah kita,” tegas Kapolda Sulut, Irjen Pol. Bambang Waskito di Manado, Rabu (28/6/2017).
Bambang mengimbau masyarakat tidak perlu panik dan tetap melakukan aktivitas seperti biasa, meski ada peningkatan penjagaan di markas Kepolisian dan pos penjagaan setempat.
“Masyarakat tidak perlu panik dan tetap beraktivitas seperti biasa, kita tidak perlu terpancing dengan kejadian di luar yang ada di Polda Sumut. Kalau ada pemeriksaan dari anggota tetap mengikuti prosedur, namun jika masyarakat juga melihat orang asing yang dicurigai dan mendapat informasi menyangkut kegiatan yang mencurigakan segera dilaporkan pada aparat setempat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolresta Manado, Kombes Pol. Hisar Sialagan menjelaskan, sesuai perintah pimpinan dilakukan penjagaan terutama di pos polisi yang sedang bertugas dalam operasi Ramadniya Idul Fitri dan setiap polisi dilengkapi senjata lengkap untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
“Setiap pos polisi dijaga sejumlah personil yang berseragam dan ada juga anggota polisi yang berpakaian preman dari jarak jauh yang saling mengamati dan menjaga rekan lain yang bertugas di pos polisi. Ini bentuk antisipasi agar saling back up jika terjadi tindakan kejahatan bagi personil di lapangan,” terang Hisar.
Pantauan Cendana News di sejumlah pos Kepolisian dan markas polisi di Manado, penjagaan markas Kepolisian dilakukan secara berlapis oleh personil berseragam dan senjata lengkap. Ada juga yang memasang barikade dan setiap tamu serta orang yang masuk dan keluar dari markas Kepolisian diperiksa secara ketat.