Lebaran, Jasa Raharja Banjarmasin Antisipasi Lonjakan Klaim Asuransi

SABTU, 17 JUNI 2017

BANJARMASIN — PT Jasa Raharja Cabang Banjarmasin mulai mengantisipasi potensi lonjakan klaim asuransi kecelakaan saat arus mudik dan balik pada Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah. Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu cara dengan intens melakukan sosialisasi terhadap sopir angkutan bus dan pengendara bermotor. 

Dwi Rusmin (kiri) saat apel PAM Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah

“Salah satunya kami melakukan kerjasama sosialisasi dengan mitra terkait untuk kegiatan antisipasi arus mudik, baik dengan Ditlantas, KSOP, Dishub, Bidokes Polda, Dinas Kesehatan,Terminal km 6 hingga Pelindo,” kata Kepala PT Jasa Raharja Cabang Banjarmasin, Dwi Rusmin T saat apel PAM Lebaran di kantornya, Jumat (16/6/2017).

Pihaknya meminta sopir angkutan bus dan pengendara memperhatikan kelaikan moda transportasi dan tidak menyopir dalam kondisi sakit. Sebab, kata Dwi Rusmin, kecelakaan kerap dipicu human error.

Selain sosialisasi, Dwi melanjutkan, selama momen arus mudik dan balik ada beberapa kegiatan yang digelar, di antaranya menyediakan pos pelayanan kesehatan bersama yang pada H-7 sampai H+7 di Pelabuhan Banja Raya, Kota Banjarmasin; Pelabuhan Alalak, Kabupaten Barito Kuala; Terminal Liang Anggang, Kabupaten Banjar; Terminal Kilometer 6 Banjarmasin, dan Terminal Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Dwi juga menyiapkan pos pelayanan kesehatan bersama di Terminal Batulicin, Pelabuhan Trisakti, dan Bandara Syamsudin Noor. PT Jasa Raharja memberikan hibah peralatan pencegahan kecelakaan lebaran seperti traffic cone, barikade, rompi, jas hujan, alat tes alkohol, senter polisi, stick cone, palu pemecah kaca, tenda payung, tenda kerucut, life buoy, life jaket dan elektrik banner.

“Kami optimis berbagai cara tersebut bisa meminimalkan klaim asuransi kecelakaan saat arus mudik hingga arus balik yang ada di Kalsel tahun 2017 ini,” ujar Dwi Rusmin.

Di temui terpisah, Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan I Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin, Amirudin, memastikan secara umum infrastruktur sepanjang 3.206 kilometer jalan nasional di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dalam kondisi siap ketika musim arus mudik Lebaran 1438 Hijriah.

Dari bentang jalan sepanjang itu, ia mengakui masih ada sejumlah titik perbaikan jalan nasional, Namun, Amirudin menjamin proses perbaikan tidak bakal mengganggu arus mudik dan balik selama lebaran tahun 2017.

“Memang ada perbaikan jalan yang lubang-lubang, tapi spot-spot saja seperti di Balangan, dan pengerjaan tahunan. Enggak mengganggu arus mudik,” kata dia sambil menambahkan pihaknya akan menghentikan proses perbaikan jalan pada H-10 lebaran atau pada 15 Juni 2017. [Diananta P Sumedi / ME. Bijo Dirajo / Foto : Diananta P Sumedi]
Source: CendanaNews

Lihat juga...