MINGGU, 18 JUNI 2017
MAKASSAR— Banyak orang sangat menyukai ikan sebagai lauk disaat makan. Ikan dapat diolah menjadi lauk apa saja tergantung selera orang di masing-masing daerah. Khusus untuk daerah Sulawesi Selatan sendiri ikan sering di bakar dan disajikan dengan lombok dan disandingkan dengan nasi.
![]() |
| Ikan Bakar Haji Naing. |
Ikan bakar di daerah Sulsel sendiri dibuat berbeda dengan daerah lain di indonesia. Ikan bakar di Sulsel lebih dikenal dengan sanggara pareppe. Ikan bakar ini selalu di jajakan di pinggir-pinggir jalan besar yang ada di Makassar.
H. Naing yang merupakan salah satu pedangan ikan di daerah antang mengatakan semua jenis ikan bisa di masak seperti ini.
“Tapi yang paling disuka oleh orang-orang adalah ikan bandeng (orang makassar menyebutnya dengan bolu) meski bolu terkenal dengan tulang yang banyak,” jelas H. Naing pada Cendana News.
Ikan bakar pareppe biasanya dari ikan segar yang baru di tanggkap dari laut. Seperti ikan ikan kue, ikan kakap dan ikan baronang, ikan ini kemudian dibelah menjadi dua sisi bagian sisi kiri dan kanan.
Setelah itu kemudian ikan ini diisi dengan lombok yang telah dialus pada kedua sisinya. Kemudian dibakar diatas arang yang sendang menyala. Sambil dibolak balik agar kematangannya menjadi rata.
H. Naing mejelaskan bahwa walaupun ikan sudah diberi lombok pada bagian dalamnya namun masih diberi lagi lombok tomat yang dipisah tersendiri dan diberi perasan jeruk nipis.
“Itu untuk bumbu tambahan biasanya saya ramu sendiri agar lebih enak lagi,” ungkap H.Naing
Sambel yang diramu oleh H. Naing ini memang enak. Sehingga sangat diburu oleh orang-orang yang tinggal di sekitar antang. Selain itu harga yang diberikan oleh pelanggannya juga sangat murah.
Harga ikan bakar sanggara pareppe ini tergantung ukuran ikan dan jenis ikannya. cotohnya saja ikan baronang yang berukuran besar dijual oleh H. Naing dengan harga 30 ribu rupiah. Dan rasa yang ditawarkan tidak jauh beda dengan restoran seafood yang ada di Makassar.
Menurut Nina salah satu pelanggan H. Naing ikan bakar sama dengan ikan bakar lainya namun sambel yang di biat H. Naing sangat enak.
“Rasa ikan yang gurih dan lezat sangat menyatu dengan sambel H. Naing rasanya juga tidak jauh beda dengan rasa restoran meski dijual di pinggir jalan,” jelas Nina.
Kelezatan sambal H. Naing inilah yang memanggil para pelanggan setia ini. Untuk datang menikmati ikan bakar H. Naing yang sudah kurang lebih 10 tahun berjualan
Jurnalis: Nurul Rahmatun Ummah/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Nurul Rahmatun Ummah.
Source: CendanaNews
