SELASA, 13 JUNI 2017
JAKARTA — Indonesia saat ini bisa dibilang merupakan salah satu negara yang paling banyak diminati para investor asing. Salah satu alasannya karena kepercayaan semakin membaik dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan.
![]() |
| Menkoperekonomian Darmin Nasution |
Selain itu posisi atau letak Indonesia secara geografis sangat strategis jika dibandingkan dengan negara tetangga lainnya. Indonesia belakangan dikenal sebagai salah satu negara yang mempunyai jalur pelayaran laut dan juga jalur penerbangan udara Internasional tersibuk terutama di kawasan Asia Tenggara.
Oleh karena itu Pemerintah Indonesia saat ini sedang berupaya keras dan melakukan berbagai terobosan-terobosan strategis untuk mendorong perbaikan pertumbuhan perekonomian secara nasional. Salah satunya adalah terus membuka dan mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk lebih mendorong agar para investor lebih banyak menanamkan modal atau investasinya di Indonesia.
Demikian pernyataan resmi yang disampaikan secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menkoperekonomian) Darmin Nasution saat menggelar acara jumpa pers di Kantor Kemenkoperekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Darmin Nasution menyambut gembira dengan semakin banyaknya KEK-KEK baru yang dikembangkan oleh Pemerintah Indonesia.
Darmin Nasution menyampaikan bahwa berdasarkan laporan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) dan juga berdasarkan laporan The World Investment Report 2017 menyebutkan bahwa peringkat Indonesia sebagai negara tujuan investasi naik ke peringkat 4 dari tahun sebelumnya yaitu berada di peringkat 8 dunia.
Peningkatan peringkat investasi di Indonesia tersebut karena dipengaruhi oleh faktor kestabilan dalam bidang perekonomian, keuangan, politik, keamanan dan ketertiban di Indonesia. Sehingga hal tersebut kemudian membuat para investor semakin yakin dan percaya untuk berinvestasi dan menanamkan modalnya di Indonesia.
“Indonesia tahun ini menduduki peringkat ke 4 dunia sebagai salah satu negara tujuan investasi, padahal sebelumnya kita berada di peringkat 8 dunia, berarti hal tersebut bisa dibilang sebagai salah satu indikator bahwa para investor asing semakin percaya untuk lebih banyak lagi menanamkan modalnya alias berinvestasi di Indonesia” jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa malam (13/6/2017).
Darmin Nasution juga menambahkan bahwa Indonesia baru saja mendapatkan pengakuan internasional yaitu mendapatkan peredikat sebagai salah satu negara dengan kategori “Investment Grade” dari lembaga pemeringkat Standart & Poor’s dan juga lembaga pemeringkat lainnya yaitu Fitcj & Moody’s.
Hal tersebut membuat kepercayaan posisi Indonesia di mata investor khususnya dalam bidang investasi dan penanaman modal asing diperkirakan akan mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Dengan demikian pertumbuhan perekonomian di Indonesia dipastikan akan berkembang semakin kuat dan juga semakin membaik.[Eko Sulestyono /ME. Bijo Dirajo / Foto : Eko Sulestyono]
Source: CendanaNews
