Arus Mudik Sebanyak 135.565 Penumpang Masuk ke Terminal Giwangan Yogyakarta
YOGYAKARTA — Selama arus mudik lebaran, terhitung mulai H-10 hingga H-1, Terminal Giwangan Yogyakarta tercatat telah dilalui sedikitnya 13ribu bus dan sebanyak 135 ribu penumpang dari berbagai daerah.
Berdasarkan data arus mudik lebaran, sejak 15 Juli hingga 24 Juli kemarin, sebanyak 135.565 penumpang masuk ke Yogyakarta melalui Terminal Giwangan. Sementara sebanyak 127.008 penumpang berangkat ke berbagai tujuan dari Terminal Giwangan Yogyakarta.
Jumlah bus yang masuk ke Terminal Giwangan selama H-10 hingga H-1 sendiri tercatat mencapai sebanyak 13.085 bus. Sementara bus yang berangkat dari terminal Giwangan, mencapai sebanyak 13.511 bus. Jumlah bus tersebut meliputi bus angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) maupun bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP).
Puncak arus mudik di Terminal Giwangan Yogyakarta sendiri terjadi pada H-2 atau Jumat (23/06/2017) lalu. Dengan jumlah bus datang sebanyak 1631 armada. Bus berangkat sebanyak 1598 armada. Sedangkan jumlah penumpang yang masuk ke Terminal Giwangan mencapai 31.612 penumpang. Dan sebanyak 19.730 penumpang diberangkatkan dalam satu hari.
“Pada H-1 tingkat aktifitas di Terminal Giwangan mulai menurun. Berdasarkan data yang ada masuk, bus AKAP maupun AKDP yang datang tercatat sebanyak 1569 armada. Bus yang berangkat sebanyak 1557 armada. Sedangkan jumlah penumpang yang datang sebanyak 14.713 orang dan penumpang yang berangkat sebanyak 18.365 orang,” ujar petugas Terminal Giwangan Yogyakarta, Aji Fajar, Minggu (25/06/2017).
Jumlah pemudik yang masuk ke Terminal Giwangan pada puncak arus mudik H-2 kemarin sebanyak 31.612 orang, tercatat melebihi perkiraan pihak pengelola terminal sendiri. Pasalnya sebelumnya Aji memperkiraan jumlah penumpang yang masuk ke Terminal Giwangan saat puncak arus mudik hanya berkisar sekitar 20 ribu orang per hari.
“Pada H-3, jumlah pemudik yang masuk ke Terminal Giwangan tercatat hanya sekitar 17 ribu orang, namun pada H-2, jumlah pemudik yang masuk melonjak hingga 31ribu orang. Meningkat signifikan,” katanya.
Sementara itu pada Hari Raya Idul Fitri Minggu (25/06/2017) siang ini, kondisi terminal Giwangan Yogyakarta dilaporkan tak terlalu ramai dengan aktivitas pemudik. Peningkatan aktivitas sendiri diperkirakan baru akan mulai terlihat pada saat arus balik yakni mulai H+3 atau Kamis (29/06/2017) mendatang. Pihak pengelola Terminal Giwangan sendiri menetapkan masa arus balik hinga H+15 atau 11 Juli 2017 mendatang.
“Untuk puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+5 setelah lebaran,” katanya.