Semana Santa, Momen Ziarah Rohani

JUMAT, 14 APRIL 2017
LARANTUKA — Tradisi Semana Santa di Kota Larantuka ibu kota Kabupaten Flores Timur yang telah berlangsung selama lebih dari 5 abad dengan puncaknya prosesi Jumat Agung dengan mengarak patung Tuan Ma dan Tuan Ana keliling Kota Larantuka, membuat ribuan peziarah tertarik menghadiri.

Peti berisi patung Yesus wafat disalib yang diturunkan dari Berok dan dijunjung di kepala untuk dibawa ke Armida Tuan Meninu.

Kelompok Mahasiswa Katolik (KMK) St. Agustinus, Fisip, Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang pun selalu hadir mengikuti tradisi ini setiap tahunnya. Sudah menjadi agenda tahunan kelompok mahasiswa Katolik tersebut.

Fery Huler, salah seorang anggota kelompok mahasiswa Katolik Fisip Undana Kupang, saat ditemui Cendana News, Jumat (14/4/2017) siang menjelaskan, KMK St. Agustinus Fisip Undana tertarik mengikuti ritual Semana Santa di Kota Larantuka sebab ada dua hal. Yakni yang pertama menjadi agenda tahunan dari KMK St. Katolik St.Agustinus. Anggotanya setiap tahun harus mengikuti tradisi Semana Santa dan prosesi di Kota Larantuka.

Yang kedua, sebut Fery, melihat kondisi zaman sekarang, anak-anak muda sering terjerumus ke hal-hal negatif, membuat KMK St. Agustinus menyertakan anggotanya hadir dalam Semana Santa agar dengan mengikuti tradisi dan ziarah iman, bisa membentuk karakter dan iman serta nilai-nilai positif bisa terbangun di dalam diri anggota.

“Ini agenda rutin kami yang dibuat badan pengurus dan disetujui anggota. Ini juga menjadi ziarah iman bagi kami anak-anak muda yang sedang menempuh pendidikan,” ungkapnya.

Anggota KMK St. Agustinus, terang Fery, berada di Larantuka sejak 4 April 2017. Langsung mengunjungi Pulau Solor melakukan kegiatan kemah kerja bakti dan 10 April 2017 kembali ke Larantuka untuk mengikuti rangkaian ritual  Semana Santa hingga mengikuti prosesi Jumat Agung.

Agung Boro, rekan mahasiswa lainnya yang juga anggota KMK St. Agustinus menambahkan, kesan yang didapat  selama mengikuti tradisi Semana Santa, dirinya melihat nilai budaya selama Semana Santa masih sangat terjaga. Momen prosesi Jumat Agung tetap terlaksana dan ini hanya ada di Larantuka.

“Momen budaya ini tetap terjaga terus dan harus dijadikan sebagai ziarah rohani bukan wisata rohani,” pintanya.

Peziarah dari anggota KMK Santo Agustinus Fisip Undana Kupang.

Agung mengakui, anggota KMK St. Agustinus berjumlah 32 orang menginap di kantor lurah Lohayong dan selama berada di Larantuka pihaknya mendapatkan pelayanan yang baik dan kebutuhan air bersih juga mencukupi.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Source: CendanaNews

Lihat juga...