KAMIS, 13 APRIL 2017
LAMPUNG — Personel search and rescue (SAR) Lampung terus melakukan pencarian kapal layar motor (KLM) yang diduga tenggelam di perairan wilayah Lampung Selatan. Pencarian difokuskan dengan menggunakan kapal jenis RIB (rigid inflatable boats) dan perahu karet (rubber boat).
![]() |
| Perahu jenis RIB dikerahkan untuk mencari kapal yang diduga tenggelam |
Deny Kurniawan, kepala seksi hubungan masyarakat kantor SAR Lampung menyebutkan, proses pencarian kapal tenggelam tersebut merupakan informasi dari kapal Motor Vessel MV. Adhiguna Tarahan ke Vessel Trraffic Service (VTS) Pelabuhan Panjang dimana MV Adhiguna Tarahan yang sedang dalam aktifitas pelayaran dari wilayah Suralaya Banten menuju ke Tarahan Panjang.
Berdasarkan informasi awal dari kru kapal disebutkan bahwa terlihat ada kapal tenggelam diposisi 05 44′ 77″ S / 105 29′ 31″ E. Meski demikian hingga saat ini belum diketahui nama kapal dan korban jiwa.
“Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak diantaranya dengan pihak kesyahbandaran, pihak perhubungan laut serta berbagai instansi terkait untuk melakukan proses pencarian dan kantor SAR Lampung segera bergerak ke lokasi menggunakan perahu jenis RIB,” terang Denny Kurniawan kepada Cendana News, Kamis (13/4/2017).
Sebanyak 10 personel kantor SAR Lampung yang diterjunkan ke lokasi telah melakukan pencarian di titik koordinat yang diduga tempat tenggelam, sembari melakukan koordinasi dengan nelayan yang melakukan pelayaran di wilayah tersebut.
“Personil kantor SAR Lampung juga mendirikan posko darurat di Tarahan sembari mengumpulkan informasi terbaru terkait keberadaan kapal layar motor yang tenggelam di perairan tersebut,” sebutnya.
Denny Kurniawan proses pencarian lanjutan akan dilakukan menjelang sore untuk menyisir area di sekitar lokasi kapal tenggelam sebab hingga kini belum ada kabar terkait kapal tenggelam di perairan tersebut dan jumlah korban.
Informasi terkini juga ungkap Denny Kurniawan pihaknya masih menunggu informasi dari sejumlah pihak terutama berkoordinasi dengan masyarakat nelayan pesisir Tarahan yang melaporkan adanya nelayan setempat yang melaut di wilayah tersebut dan belum kembali.
![]() |
| Proses pencarian di koordinat kapal diduga tenggelam |
Kondisi perairan yang ada di wilayah perairan Lampung yang masih dalam kondisi ekstrim menurut Denny Kurniawan dengan arah angin bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan antara 5 hingga 15 knot menjadi salah satu hambatan proses pencarian. Sementara itu kondisi perairan yang kurang bersahabat juga masih belum digunakan oleh nelayan untuk melakukan aktifitas melaut.
Jurnalis : Henk Widi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi
Source: CendanaNews

