Jenazah Rio Pasaribu, Tiba di Sentani, Jayapura

JUMAT, 14 APRIL 2017

JAYAPURA — Jenazah Komisaris Polisi Rio Pasaribu, pilot Pesawat Cesna PT. Spirit Avia Santosa (SAS) yang jatuh di Bukit Anem, Pegunungan Bintang, Papua, pada Rabu (12/4/2017), kemarin, berhasil dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat dan dibawa ke Bandara Sentani menggunakan pesawat PT. SAS, Jumat (14/4/2017).

Jenazah Kompol Rio Pasaribu dalam peti jenazah dimasukkan ke dalam mobil ambulance, saat tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura

Jenazah pilot pesawat Caravan PK-FSO tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, sekitar pukul 13.35 WIT, dengan menggunakan pesawat PK-FSX yang juga milik PT. SAS. Kedatangan jenazah korban jatuhnya pesawat ini disambut Kepala Kepolisian Resort Jayapura, Ajun Komisaris Besar Polisi Gustav Urbinas, Kepala Bandara Sentani, Agus Priyatno, dan Kepala Kantor SAR Jayapura, Suyatno, serta sejumlah perwakilan PT. SAS. “Setelah jenazah ditemukan, langsung dievakuasi ke RSUD Oksibil. Kami evakuasi melalui jalur udara menggunakan helikopter Airfast milik PT. Freeport Indonesia, dari lokasi pesawat jatuh ke Oksibil, dan dilanjutkan ke Jayapura,” kata Kepala SAR Jayapura, Suyatno, Jumat (14/4/2017).

Menurut Suyatno, saat di lokasi jatuhnya pesawat, kondisi pesawat rusak parah, dan belum bisa diangkat karena masih menunggu pihak KNKT. Sementara, guna mengevakuasi jenazah pilot ini, Tim SAR Gabungan, TNI, POLRI dan warga, kesulitan karena terkendala cuaca dan medan, sehingga evakuasi berlangsung selama tiga hari dan hingga kini kotak hitam belum juga ditemukan. “Black box belum ditemukan, dan masih akan dicari,” kata Suyatno.

Saat ini, jenazah pilot Rio Pasaribu disemayamkan di Hanggar Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, menunggu jam keberangkatan menuju Jakarta menggunakan pesawat Batik Air, untuk selanjutnya dibawa menuju rumah duka di Pondok Cabe, Jakarta.

Jurnalis: Indrayadi T Hatta/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Indrayadi T Hatta

Source: CendanaNews

Lihat juga...