RABU, 24 APRIL 2017
BALIKPAPAN — Untuk membiasakan sejak dini makan makanan sehat, murid-murid pendidikan usia dini mulai dikenalkan agar ke depannya mereka sudah terbiasa dengan makanan sehat yang dibawa dari rumah. PAUD Khansa di kawasan Balikpapan Tengah ini mengajak anak didiknya untuk membawa bekal makan dari rumah.
![]() |
| Anak-anak PAUD Khansa makan dengan bekal yang dibawa dari rumah. |
Kepala Sekolah PAUD Khansa Santi menjelaskan membawa bekal untuk anak didiknya telah dilakukan sejak lama untuk menjaga anak-anak ini makan makan sehat dan makanan yang dimakan dapat terkontrol. Mengingat, usia dini masih perlu asupan gizi yang lebih besar untuk pertumbuhan.
“Sudah lama ya anak-anak ini kami biasakan membawakan bekal. Selain makanan sehat, jadwal makan mereka juga terkontrol,” ungkapnya Rabu, (12/4/2017).
Menurutnya, membudayakan anak-anak untuk membawa bekal ini diperlukan peran orangtua. Karena orangtua yang menyediakan menu makanan yang akan dibawa oleh anak-anak mereka.
“Sebelumnya orangtua diberitahukan dulu melalui rapat, bagaimana kalo anaknya dibawakan bekal agar jam makannya lebih terkontrol. Karena takutnya, sampai rumah sudah siang,” terangnya.
Lanjutnya, dengan peran orangtua tentunya mendidik dengan membiasakan anak usia dini makan makan sehat saling mendukung. “Anak sekarang sudah terbiasa, dengan bekal. Bahkan menariknya, mereka bisa saling melihat menu yang mereka makan,” gebu Santi.
Terpisah, Pelaksana Gizi Puskesmas Klandasan Suhartini mengatakan usia dini sudah dikenalkan dengan makanan sehat seperti sayur mayur sangat baik untuk pertumbuhan.
“Usia balita seorang ibu sudah memberikan asupan gizi, kemudian dilanjutkan dengan usia dini kenalkan dengan sayuran. Kalo ada usia dini membawa bekal dengan sayuran itu sangat bagus,” katanya.
Setelah usia dini ia menambahkan, usia sekolah dasar juga terus dikenalkan membawa bekal. “Bekal itu tentu saja makanan sehat. Karena kita tahu kalau mereka beli makanan di luar kehigienisan kita tidak tahu, komposisi gizinya. Bukan berarti jajanan tidak sehat yang di luar, tapi kita menjamin anak kita makan makanan sehat melalui bekal yang dibawa,” tandasnya.
Selain itu, Hartini menambahkan membawa bekal juga mencegah obesitas karena makanan yang sudah diatur oleh orangtua. “Peran orangtua dan sekolah sangat diperlukan,” tutupnya.
![]() |
| Pelaksana Gizi Puskesmas Klandasan Suhartini. |
Jurnalis: Ferry Cahyanti/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti
Source: CendanaNews

