RABU, 8 MARET 2017
MALANG — Kehadiran ‘Relawan khusus’ untuk membantu mengantarkan para penumpang telantar khususnya pelajar rupanya mendapat apresiasi positif dari Wali Kota Malang, Mochammad Anton, saat mengunjungi tempat pendaftaran di depan kantor Telkom Kayu Tangan Kota Malang. Menurut Anton, aksi relawan tersebut merupakan bentuk kebersamaan dari warga Malang.
![]() |
| Wali Kota Malang, Mochammad Anton, melepas para relawan. |
“Dengan adanya relawan ini merupakan suatu bukti adanya rasa kepedulian dan kebersamaan antarwarga Malang,” ucapnya, Rabu (8/3/2017).
Lebih lanjut orang nomer satu di Kota Malang ini juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para relawan yang sudah mau meluangkan waktu untuk mengantarkan para penumpang yang telantar khususnya pelajar secara gratis. Ia juga mengaku sangat mendukung aksi relawan tersebut.
“Sembari terus berusaha mencari solusi mengenai transportasi di Kota Malang, kami sangat mendukung aksi para relawan bahkan kami dan pimpinan siap menjadi relawan,” ucapnya.
Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa Abah Anton tersebut menjamin keamanan untuk para relawan. “Nanti dari pihak kepolisian siap memberikan pengamanan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Abah Anton, mengatakan, bahwa Malang sebagai kota pendidikan dan kota Smart City mau tidak mau harus menerima perubahan dan kemajuan teknologi. Menurut Anton, dengan adanya relawan yang jumlahnya cukup banyak tersebut menunjukkan bahwa mereka tidak hanya peduli terhadap masyarakat pengguna transportasi, tetapi juga mereka mendukung kemajuan teknologi yang ada.
“Dari animo masyarakat yang cukup besar tersebut, berarti dukungan masyarakat terhadap kemajuan teknologi semakin besar. Jadi yang jelas kita harus memperbaiki dan memberikan pelayanan yang baik,” pungkasnya.
![]() |
| Wali Kota Malang bersama para relawan. |
Hadirnya relawan khusus tersebut didasari atas kepedulian masyarakat Malang terhadap banyaknya penumpang telantar yang diakibatkan aksi mogok ratusan sopir angkutan umum mikrolet sejak hari Senin kemarin hingga hari ini.
Jurnalis: Agus Nurchaliq / Editor: Satmoko / Foto: Agus Nurchaliq
