MAUMERE —- Kepala desa dan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) sesuai amanat undang-undang desa merupakan mitra, bukan musuh. Keduanya bukan harus saling mencari kesalahan sebab bila terjadi demikian roda pemerintahan tidak berjalan dan masyarakat akan menanggung akibatnya.
![]() |
| Rapat dengar pendapat anggota DPRD Sikka membahas permasalahan di Desa Gera. |
Dikatakan Vasco sapaannya, kalau kepala desa dan BPD bermusuhan terus bagaimana mau membangun desa Gera. Ini merupakan tugas kita bersama untuk memperbaikinya agar sesuai spirit undang-undang desa.
“Kepala desa dan BPD harus segera bekerja sama agar jangan sampai pembangunan terlantar dan rakyat akan menjadi korban sehingga saya minta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk segera memperbaikisituasi ini,” ungkapnya.
Kepala Desa Gera Vinsensius Osias Saka kepada Cendana News pun mengakui siap bekerja sama dan tetap melakukan tugas melayani masyarakat. Dirinya mengaku, penyalahgunaan dana desa tidak membuatnya mengabaikan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya selalu menjalankan apa yang disampaikan dan direkomendasikan dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sikka dan inspektorat dan ini sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai kepala desa sehingga saya mematuhinya,” ungkapnya.
Charles Bertrandi dan Gerogprius Nago Bapa dalam rapat menyebutkan melihat ada dua kubu yang ada di desa sehingga mereka meminta agar saat rapat lanjutan berikutnya tidak melibatkan warga agar tidak ada lagi perpecahan di masyarakat.
“Kita sudah membuat peraturan daerah tentang desa tapi kenyataan yang ada di lapangan kepala desa dan BPD selalu ribut sehingga perlu lagi dilihat dan dipertegas agar permasalahan di desa tidak terjadi,” kata Charles.
Sementara Philpius Farnsiskus dari Fraksi PAN menganggap ini persoalan politik lokal yang ada di desa sebab jabatan kepala desa dan BPD merupakan jabatan politik dan jangan sampai menghambat pembangunan di desa.
Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sikka Robertus Ray saat ditemui Cendana News mengakui sudah turun ke desa gera dan memfasilitasi BPD dan kepala desa untuk menyelesaikan permasalahan dan situasi sudah berjalan normal.
“Saya sudah fasilitasi dan sudah sudah tidak ada masalah sehingga saya jadi bertanya ada apa ini sebab dua belah pihak sudah duduk befsama dan menyelesaikan permasalahan,” ungkapnya.
Jurnalis: Ebed de Rosary/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ebed de Rosary