SABTU, 4 MARET 2017
SEMARANG — Melimpahnya produksi buah di Jateng membuat Ganjar Pranowo menerapkan kebijakan Tancap Gas untuk mengekspor buah ke Eropa, Rusia akan menjadi salah satu negara tujuan.
![]() |
| Gubernur Jateng Ganjar Pranowo didampingi Sekda jateng Sri Puryono mencicipi buah Naga |
Menurut Ganjar, orientasi ekspor akan dilakukan Pemprov dengan memanfaatkan pasar online terlebih dahulu, disana buah unggulan dari berbagai kabupaten di Jateng akan diperkenalkan kepada masyarakat di luar negeri. Karena itu dirinya mengajak petani untuk memperbaiki kualitas buah-buahan yang dibudidayakan sebagai modal dasar menyerang pasar dunia.
“Jateng memang dikenal memiliki tanah yang subur sehingga buah dan sayuran akan mudah tumbuh disini,” terang Ganjar saat membuka acara Festival Buah Jateng 2017 dengan tema ”Mendorong Peningatan Daya Saing Produk Buah Lokal Di Pasar Global” di depan halaman Gedung Grahardika (04/03/2017).
Lebih lanjut orang nomor satu di Jateng tersebut mengakui saat ini tengah berkomunikasi intens dengan Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Mohammad Wahid untuk bisa membantu memasarkan buah lokal, hasilnya pada bulan Agustus 2017, Pemprov akan diundang untuk mengikuti pameran yang akan diadakan di Moscow.
Meski pameran yang direncanakan masih lima bulan lagi tetapi Ganjar sudah mulai melakukan pra eliminary terhadap buah-buahan yang akan dipasarkan sehingga pada bulan Agustus sudah siap untuk dipasarkan. Hal ini mengingat pangsa pasar di Rusia sangat menjanjikan sehingga dia meminta Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang akan diberangkatkan harus benar-benar siap.
“Di Rusia, satu buah rambutan dihargai enam puluh ribu sementara pepaya dua ratus empat puluh ribu, kalau nanti direct flight sudah bisa dilakukan, kita akan coba bina petani untuk meningkatkan kualitas ekspor,” tegasnya.
![]() |
| Pameran Buah Jateng 2017 akan berlangsung selama dua hari |
Festival Buah Jateng 2017 berlangsung selama dua hari, mulai hari Sabtu hingga Minggu (4-5/3/2017). Pengunjung yang hadir akan dimanjakan oleh buah dan sayur unggulan dari tigapuluh lima kabupaten dan kota di Jateng. Dalam pameran tersebut juga diperkenalkan buah khas dari daerah seperti carica dari Wonosobo dan Durian Petruk dari Jepara. Untuk lebih meramaikan suasana juga diadakan lomba mewarnai buah bagi anak-anak dan pementasan kesenian tradisional.
Jurnalis : Khusnul Imanuddin / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Khusnul Imanuddin
