Gubernur NTB Minta Masyarakat Tak Perlu Berpolemik Soal Kedatangan Raja Salman

RABU, 1 MARET 2017
 

MATARAM — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainul Majdi, meminta kepada masyarakat untuk tidak berpolemik terkait kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud ke Indonesia.

 Gubernur NTB, Zainul Majdi.

Hal tersebut disampaikan Majdi menanggapi pro kontra di tengah masyarakat terkait kedatangan Salman ke Indonesia untuk berlibur.

“Pada prinsipnya beliau itu tamu jadi harus kita terima dengan baik. Tidak usah komentar hal-hal yang tidak baik, tidak enak juga saya dengar komentar yang kontra dan ribut,” kata Majdi di Mataram, Rabu (1/2/2017).

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak terlalu berlebihan menanggapi kedatangan Raja Salman, terutama yang kontra.

“Bagaimana perasaan kita kalau Pak Jokowi datang ke negara lain dan warga di sana mengata-ngatain presiden kita dengan kata jelek, kan nggak enak,” katanya.

Sebagai masyarakat yang beragama dan berbudaya, semua tamu apalagi kunjungan kenegaraan kita terima dengan baik. Karena itu kan diplomasi jangka panjang.

“Khusus Saudi, saya ingin ingatkan, bahwa Saudi adalah negara yang menampung WNI terbesar kedua setelah Malaysia di dunia. Malaysia itu ada hampir 2,5 juta, kedua Saudi sekitar 1,5 juta, belum kalau dihitung yang ilegal,” katanya.

Dikatakan, kalau suatu negara yang datang berkunjung ke negara Indonesia tidak nyaman, kemudian WNI yang ada di negaranya disuruh pulang, mau cari kerja di mana warga Indonesia. Apa negara sanggup menyiapkan lapangan pekerjaan?

“Harus pandangan jauh ke depan. Kita punya kepentingan saling terkait dengan Arab Saudi, baik secara ekonomi atau apa pun supaya mereka mau menanamkan investasinya maupun bidang lain, termasuk kerja sama tenaga kerja,” pungkasnya.

Jurnalis: Turmuzi / Editor: Satmoko / Foto: Turmuzi

Lihat juga...