KAMIS, 9 MARET 2017
BALIKPAPAN — Program pemagangan dalam negeri yang dilaksanakan Kementerian Tenaga kerja ditargetkan bisa meningkatkan kompetensi pencari kerja (pencaker). Pasalnya, pihak kementerian menargetkan 171 pencaker meningkat dengan program pemagangan di daerah termasuk untuk Kota Balikpapan, Kalimatan Timur.
![]() |
| Rapat koordinasi dan sosialisasi pemagangan dalam negeri di Balikpapan. |
Rencananya, pemerintah pusat akan menggelar pemagangan dalam negeri dan untuk Kaltim dipusatkan di Kota Balikpapan. Ada pun waktu pelaksanaan masih tentatif, tergantung dengan persiapan Pemda dan pihak provinsi.
Plt Kasubdit Perizinan dan Advokasi, Kementerian Tenaga Kerja, Ade Syaekudin, menerangkan, berdasarkan Permenaker nomor 36 tahun 2016, perusahaan wajib melakukan pemagangan kepada pencaker dengan jumlah maksimal 30% dari jumlah pekerjanya.
“Dengan program ini kita dorong perusahaan ada gerakan massif 1000 perusahaan ikut program pemagangan. Balikpapan patut diapresiasi karena sudah sering melakukan pemagangan,” ungkapnya, saat rapat koordinasi program pemagangan dalam negeri di Balikpapan.
Ia menjelaskan, program pemagangan ini untuk meningkatkan kompetensi, bukan menurunkan angka kemiskinan, sehingga ditargetkan dengan program itu kompetensinya dapat meningkat.
“Paling sedikit, targetnya 20 ribu pencaker, kompetensinya bisa meningkat,” tegasnya.
Ade mengharapkan, dengan pemagangan ini, dapat menjadi jembatan agar pencaker bisa bersaing dengan dunia industri dan selesai pemagangan pencaker bisa langsung direkrut maupun memiliki sertifikasi nasional.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Tirta Dewi, mengatakan, persiapan lain dalam pemagangan yang perlu dilakukan adalah pemetaan sektor-sektor yang nanti dilaporkan ke kementerian. Berdasarkan pendataan, sudah 150 perusahaan di Balikpapan yang terlibat dalam pemagangan dalam negeri.
“Balikpapan dalam program ini sebagai tuan rumah bersama Provinsi Kaltim dan diharapkan bisa sukses. Target kita, 1000-1500 perusahaan yang ikut dalam program pemagangan,” tandasnya.
Ada pun untuk lokasi masih dalam tahap pengecekan. Lokasi yang ditawarkan ada tiga, yakni Dome, Lapangan Merdeka, dan Kilometer 13, Balikpapan Utara.
Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti